Breaking News:

Berita Mojokerto

Kejari Kabupaten Mojokerto Terima Pengembalian Kerugian Negara dari Terdakwa Kasus Korupsi

Pengembalian kerugian negara berupa uang tunai itu diserahkan melalui keluarga terdakwa.

surya.co.id/mohammad romadoni
Petugas Perbankan menghitung uang tunai dari pengembalian kerugian Negara di Kejari Kabupaten Mojokerto, Selasa (15/9/2020). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto menerima pengembalian uang kerugian Negara senilai Rp 1.030.000.000, dari kasus korupsi penggalian mineral tanpa izin dalam proyek normalisasi sungai.

Kajari Kabupaten Mojokerto, Muhammad Hari Wahyudi menjelaskan pihaknya menerima pengembalian kerugian Negara itu dari terdakwa Didik Pancaning Argo yang perkaranya dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya.

"Kita menerima pengembalian kerugian Negara atas nama terdakwa Didik Pancaning Argo saat ini terdakwa disidang di Pengadilan Tipikor Surabaya dan nilai kerugian Negara Rp 1.030.000.000," ujarnya di Kejari Kabupaten Mojokerto, Selasa (15/9/2020).

Menurut dia, pengembalian kerugian negara berupa uang tunai itu diserahkan melalui keluarga terdakwa.

Sedangkan, kerugian Negara telah tertuang dalam berkas perkara dan seusai hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Perkara terdakwa telah melakukan tindak pidana korupsi dengan melakukan penggalian mineral tanpa izin dari yang berwenang dan disangkakan Pasal 2 UU Tipikor," ungkapnya.

Hari menyebut perkara hukum tetap berjalan dan akan menjadi pertimbangan pada putusan di persidangan meski terdakwa telah mengembalikan kerugian negara ini.

"Dengan adanya pengembalian kerugian negara artinya ada itikad baik dari terdakwa untuk bagaimana pertimbangan keringanannya nanti kita tunggu hasil persidangan dulu," bebernya.

Ditambahkannya, mekanisme pengembalian uang kerugian negara ini melalui keluarga terdakwa Didik Pancaning Argo yang diterima oleh Kejaksaan dan bekerjasama dengan pihak perbankan untuk sementara menyimpan uang di rekening Bank.

"Kerugian Nagara yang sudah dikembalikan dan dihitung oleh BPKP sebesar 1.030.000.000 yang ini kita coba untuk mengembalikan dan akan diserahkan ke mana itu tetap menunggu putusan pengadilan," tandasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved