Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Jatim Dapat Bantuan 210 Ventilator dari USAID, Didistribusikan ke 15 Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Pemprov Jatim melalui Kementerian Kesehatan mendapatkan bantuan sebanyak 210 unit alat ventilator dari USAID.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Hari Selasa (15/9/2020) ini, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali mendistribusikan alat ventilator kepada 15 rumah sakit rujukan covid-19 di Jatim. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Provinsi Jawa Timur masih menduduki posisi teratas untuk jumlah kasus kematian pasien covid-19.

Per hari Selasa (15/9/2020) ini, case fatality rate kasus covid-19 di Jawa Timur telah mencapai 7,29 persen. Dengan jumlah pasien covid-19 di Jatim yang meninggal dunia mencapai 2.800 kasus dari total kumulatif orang terkonfirmasi positif 38.431 kasus.

Melihat kondisi Jawa Timur yang seperti ini, Pemprov Jatim melalui Kementerian Kesehatan mendapatkan bantuan sebanyak 210 unit alat ventilator dari USAID.

Hari Selasa (15/9/2020) ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mendistribusikan alat ventilator pada rumah sakit rujukan covid-19.

Setelah sehari sebelumnya didistribusikan sebanyak enam unit ventilator, hari ini ada sebanyak 44 unit ventilator yang dibagikan pada sebanyak 15 rumah sakit rujukan covid-19 di Jawa Timur.

Rumah sakit yang mendapat bantuan ventilator ini adalah RSUD dr Soetomo Surabaya (6 unit), RS Katholik St Vincentius a Paulo (1 unit), RS Adi Husada Undaan Wetan (4 unit), RSUD Bhakti Dharma Husada (2 unit), RS Islam Jemursari Surabaya (2 unit), RS Premier Surabaya ( 2 unit) dan RS Husada utama (3 unit) .

Kemudian untuk RS Bhayangkara HS Samsoeri Mertojoso (4 unit), RS Manyar Medical Center (1 unit), RS Universitas Airlangga Surabaya (6 unit), RS Tk II Brawijaya (3 unit), Rumkital dr Ramelan Surabaya (3 unit), RSUD dr Mohamad Soewandhi (3 unit), RS Paru Surabaya (1 unit) dan RS Islam Surabaya (5 unit).

"Dalam rapat bersama Menko Marvest, Presiden menyampaikan harapannya agar semua proses penyebaran covid-19 bisa kita kendalikan. Bagaimana tingkat kesembuhan bisa kita tingkatkan dan angka kematian bisa kita turunkan," kata Khofifah usai penyerahan ventilator.

Oleh sebab itu, rumah sakit menjadi penting untuk bisa menurunkan kematian dengan peningkatan layanan kuratif dan juga meningkatkan angka kesembuhan. Sehingga, kelengkapan sarana dan prasarana penyembuhan haris terus didorong agar bisa menyembuhkan pasien covid-19.

"Kami ingin wujudkan bagaimana maksimalisasi kualitas layanan bisa kita berikan. Kita tingkatkan semangat dan harapan sembuh dari pasien covid-19. Peralatan ventilator ini penting sebagai penanganan pasien yang sudah masuk fase gagal nafas akut," tegas Khofifah.

Ia menyebutkan, bahwa ventilator dari USAID dan juga Kemenkes ini akan terus didistribusikan secara bertahap. Ada aturan komposisi dan juga pertimbangan untuk rumah sakit yang akan mendapatkan bantuan ini.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Herlin Ferliana. Ia mengatakan, bahwa total ada sebanyak 210 unit alat ventilator yang dibagikan ke Jatim.

Saat ini sudah ada 101 rumah sakit dari total 127 rumah sakit rujukan covid-19 Jatim yang sudah mengajukan bantuan ventilator.

"Yang kami setujui untuk mendapatkan ventilator adalah dilihat rasio pasien, ruang isolasi dan juga keberadaan ventilator di rumah sakit tersebut. Kemudian juga adanya dokter anastesi dan juga tenaga kesehatan yang bisa mengoperasikan ventilator," tegas Herlin.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved