Breaking News:

Berita Surabaya

Disulap Jadi Kampung Heritage Baru, Begini Suasana Petang Nan Eksotik di Jalan Panggung Surabaya

Jl Panggung Surabaya makin eksotik saat petang tiba. Tidak saja indah dinikmati, tapi juga instagramable dan sangat cocok untuk berselfie ria

SURYA.CO.ID/Sugiharto
EKSOTIK - Lampu kota temaram mempercantik suasana di Jl Panggung Surabaya saat petang, Selasa (15/0/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Jl Panggung Surabaya makin eksotik saat petang tiba. Sepanjang lorong di jalan ini menjadi lorong heritage baru. Tidak saja indah dinikmati, tapi juga instagramable dan sangat cocok untuk berselfie ria.

"Lebih keren kalau petang begini. Bisa menikmati sejuknya lampu yang lembut dan indah," ucap Tiwi, salah satu warga yang sengaja menikmati Jl Panggung, Rabu (15/9/2020).

Jalan sepanjang sekitar 200 meter di Pabean Cantian ini kini sukses disulap jadi kampung heritage baru. Pemkot Surabaya sukses melakukan revitalisasi Jl Panggung di Pabean itu.

Selain hiasan ornamen lampu unik, jalan dengan akses berupa paving ala Eropa itu juga makin klop. Ornamen lampu hias etnik semakin memperkuat jalan kuno ini menjadi salah destinasi kampung tua di Surabaya.

"Pavingnya bagus dan seperti bukan di Surabaya. Ini yang bikin apik," tambah Tiwi.

Namun saat SURYA.CO.ID melintas di Jl Panggung tersebut, kondisi jalan yang bagus dengan paving ala Eropa itu belum diikuti budaya masyarakatnya.

Jl Panggung tersebut perlu diikuti budaya bersih warga dan pengguna jalan.

Sudah ada sejumlah tempat sampah, juga sudah ditunjang dengan dukungan rambu jalan.

Saat SURYA.CO.ID menyisiri jalan itu, masih banyak kendaraan barang dan mobil pribadi parkir di jalan tersebut.

Jl Panggung hanya bisa dilewati satu lajur mobil. Namun tetap saja mobil parkir berjajar di jalan yang masuk kawasan kampung tua tersebut.

Tidak hanya itu, perilaku berkendara warga yang naik motor juga kerap melawan arus, padahal Jl Panggung hanya untuk satu arah.

Kepala Disparta Kota Surabaya, Antiek Sugiharti menuturkan bahwa Jl Panggung memang menjadi destinasi heritage. Satu paket dengan Jl Karet dan Kembang Jepun Kya Kya.

"Kami belum bisa menambah fasilitas lain di Jl Panggung. Mari menjaga semua fasilitas di destinasi baru itu. Semoga jadi jujugan warna lain wisata di Kota Surabaya," kata Antiek.

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved