Breaking News:

Berita Mojokerto

Bulog Gelontor Ribuan Ton Beras Medium untuk 34.835 KPM/PKH di Mojokerto

Bantuan beras dari Kemensos untuk KPM dan KPH di Kota/Kabupaten Mojokerto siap digelontorkan oleh Perum Bulog

SURYA.CO.ID/Mohammad Romadoni
Wakil Pimpinan Perum Bulog Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang, Airina Faiza menilik stok beras di Gudang Bulog Gunung Gedangan untuk penyaluran BSB Kemensos bagi KPM/PKH di Kota/Kabupaten Mojokerto. 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Perum Bulog Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang siap menggelontorkan beras dalam program Penyaluran Bantuan Beras (BSB) dari Kementerian Sosial untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kota/Kabupaten Mojokerto.

Pendistribusian bantuan beras untuk puluhan ribu KPM/PKH ini akan menerima beras kualitas medium, yaitu 15 kg setiap alokasi yang dilakukan selama tiga kali pada September dan Oktober 2020.

Wakil Pimpinan Perum Bulog Surabaya Selatan area Mojokerto-Jombang, Airina Faiza menjelaskan, ketersediaan stok beras untuk tiga alokasi ini telah disiapkan sekitar kurang lebih 3.800 ton.

Beras yang digunakan adalah stok beras CBP (Cadangan Beras Pemerintah) kualitas medium tentunya sudah melalui re-proses sebelum didistribusikan

"Dari pihak Bulog ini yang ditugaskan oleh Kemensos sebagai penyedia stok atau barang dan untuk penyaluran yaitu pihak ketiga Transporter PT DNR untuk mendistribusikan beras dari Bulog kepada KPM/PKH," ungkapnya di Gudang Perum Bulog Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Selasa (15/9/2020).

Perum Bulog mendapat penugasan dari pemerintah sesuai surat Kemensos Nomor 1975/5.2/BS.02.01/08/2020 perihal penugasan penyediaan dan distribusi Bansos Beras untuk program Penyaluran Bantuan Beras (BSB) KPM/PKH Tahun 2020.

Mekanisme adalah Kemensos sebagai kuasa anggaran, Perum Bulog penyedia beras dan Transposrter PT DNR yang telah ditunjuk sebagai distribusi.

"Penyaluran alokasi satu dan dua dilakukan sekaligus pada September 2020 dan mengenai beras medium kemasan 10 kg dan lima kg untuk setiap KPM/PKH menerima 15 kg. Sedangkan, beras kemasan 15 kg untuk alokasi ketiga masih re-proses yang distribusikan pada Oktober 2020. Sehingga jumlah total dari tiga alokasi sebanyak 45 kg beras medium," ujar Airin.

Menurut Airin, jumlah penerima manfaat sebanyak 2.781 KPM/PKH di Kota Mojokerto, maka kebutuhan beras yang dipersiapkan yaitu 125.145 kg (3 Alokasi). Sedangkan, Kabupaten Mojokerto sebanyak 32.054 KPM/PKH atau sebanyak 1.442.430 kg beras.

Harga eceran tertinggi beras medium seharga Rp 9.450 yang dikalikan Rp 141.750 setiap alokasi. Sehingga, beras medium yang diterima dalam tiga alokasi berharga sekitar Rp 425.250.

"Kita hanya ditunjuk sebagai pelaksana pengadaan beras saja, sehingga soal distribusi menunggu kepastian jadwal penyaluran dari Dinas Sosial (Dinsos) daerah setempat Kota/Kabupaten Mojokerto dengan Transporter PT DNR," jelasnya.

Airin menjamin, beras medium yang disalurkan untuk program BSB Kemensos bagi KPM/PKH merupakan beras kualitas dalam kondisi baik lantaran sudah melewati re-proses pembersihan di mesin penggilingan.

"Kami menjamin kualitas baik sama beras medium di pasaran, jika nanti ada komplain silakan laporkan dan kami siap menggantinya dan akan dipastikan beras keluar dari gudang dalam kondisi baik dari jumlah dan kemasannya," tandasnya.

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved