Breaking News:

Berita Gresik

BPBD Gresik Gandeng NH Bantu 11 Kecamatan Terdampak Kekeringan

Lebih lanjut Robby mengatakan, program bantuan air bersih telah dilakukan. Mulai pengeboran, bantuan tandon, hingga penyaluran air bersih.

surya/mochamad sugiyono
Pegawai Laznas Nurul Hayat (NH) Cabang Gresik menyalurkan bantuan air bersih bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bungah, Selasa (15/9/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Musim kemarau yang menyengat saat ini mulai memunculkan potensi bencana kekeringa di beberapa pelosok Indonesia, termasuk 11 kecamatan di Gresik.

Hal ini mendorong BPBD berkoordinasi dengan Laznas Nurul Hayat (NH) Cabang Gresik untuk penyaluran bantuan air bersih di beberapa wilayah terdampak.

Selasa (14/9/2020), BPBD merilis ada 11 Kecamatan yang rawan terkena bencana kekeringan.Dan itu terpetakan di Gresik mulai wilayah Barat sampai Utara.

Kasi Kedaruratan BPBD Iswati, mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sekitar 87 persen wilayah Indonesia mengalami kekeringan. "Gresik dan Lamongan termasuk dalam wilayah terdampak," kata Istiwati.

Istiwati mengatakan, di 11 Kecamatan yang terkena bencana alam kekeringan ada yang kategori kritis, langka dan langka terbatas. Untuk itu, BPBD berkoordinasi dengan lembaga sosial seperti NH zakatkita Gresik-Lamongan untuk menyalurkan air bersih ke desa-desa.

"Kita bersinergi dengan BPBD Gresik untuk mengatasi kekeringan yang mulai melanda di beberapa Desa," kata Kepala Cabang NH Zakatkita Gresik-Lamongan, M Robby Amrizal.

Lebih lanjut Robby mengatakan, program bantuan air bersih telah dilakukan. Mulai pengeboran, bantuan tandon, hingga penyaluran air bersih. "Seperti dropping 60.000 liter air bersih di wilayah Kecamatan Bungah," imbuhnya. ***

Penulis: Sugiyono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved