Breaking News:

Berita Sampang

78 Desa Kritis, Dropping Air Bersih Tunggu SK Bupati Sampang

Ada sebanyak 390 tangki air bersih yang disiapkan BPBD untuk menyuplai kebutuhan air bersih ke puluhan desa terdampak kekeringan kritis.

surya/hanggara pratama
Kantor BPBD Sampang di Jalan Kusuma Bangsa Kecamatan/Kabupaten Sampang, Selasa (15/9/2020). 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Bencana kekeringan akibat mengganasnya musim kemarau tahun ini membuat jumlah desa terdampak di Sampang makin meluas. Dengan tambahan 11 desa lagi, maka sudah ada 78 desa berstatus kritis dan memerlukan bantuan dropping air secepatnya.

BPBD Kabupaten Sampang, Madura pun sudah menyiagakan armada pengirim air bersih ke desa-desa terdampak kekeringan itu. Dan ke-78 desa kritis itu tersebar di semua kecamatan kecuali Kecamatan Ketapang dan Omben.

Ada sebanyak 390 tangki air bersih yang disiapkan BPBD untuk menyuplai kebutuhan air bersih ke puluhan desa terdampak kekeringan kritis.

Sehingga setiap desa akan mendapatkan jatah lima tangki air bersih dan jumlah itu lebih banyak dibandingkan tahun lalu yang hanya tiga tangki.

Kendati demikian, untuk melakukan upaya penanggulangan tersebut BPBD menunggu Surat Keputusan (SK) dari Bupati Sampang sebagai dasar hukum untuk dropping air bersih.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Moh Imam mengatakan, setelah SK sudah turun pihaknya masih akan melakukan pengajuan anggaran ke pemerintah daerah.

"Kami tetap berusaha bulan ini untuk dropping air, tetapi jika proses SK dan pengajuan anggaran cepat selesai," kata Imam kepada TribunMadura.com, Selasa (15/9/2020).

Mengenai anggarannya, mam belum bisa menyampaikankannya namun pada intinya anggaran tergantung harga air dari PDAM.

Sehingga kalau harga air sudah diketahui dan setiap desa mendapatkan lima tangki air, maka tinggal dikalikan jumlah anggaran yang dibutuhkan.

"Untuk jumlah desa terdampak musim ini bertambah, musim sebelumnya sebanyak 67 desa dan sekarang bertambah 78 desa," pungkasnya. (HANGGARA PRATAMA)

Editor: Deddy Humana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved