Breaking News:

Berita Surabaya

Polisi Surabaya Bongkar Jaringan Narkoba Internasional, Pakai KTP Palsu, Seorang Ditembak Mati

Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipimpin AKP Raden Dwi Kennardi berhasil membongkar jaringan peredaran narkotika internasional.

surya.co.id/firman rachmanudin
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Jhonny Edison Isir saat menginterogasi tiga dari empat tersangka di Mapolrestabes Surabaya, Senin (14/9/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Unit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya dipimpin AKP Raden Dwi Kennardi berhasil membongkar jaringan  internasional peredaran narkotika.

Empat ditetapkan sebagai tersangka dengan seorang ditembak mati karena melawan petugas saat dikeler.

Mereka adalah Dodi Sanjaya (32) Wobua Sangia Kolaka, Sulteng, Andi Sumarlan (34) warga Karanganyar Banjar Baru Kalsel, dan Budianto (37)  tinggal di Apartemen Gunawangsa bersama Fajar Rizky (28) yang ditembak mati polisi.

Dalam modus operandinya, jaringan peredaran sabu internasional itu menggunakan identitas kependudukan palsu.

"Mereka menggunakan KTP palsu untuk mengelabuhi petugas," kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Jhonny Edison Isir, Senin (14/9/2020).

KTP palsu itu mereka gunakan untuk menginap di hotel maupun apartemen secara nomaden (berpindah) sesuai dengan perintah atasan mereka.

"Dugaan kami melibatkan seorang narapidana dalam lapas di Jawa Timur. Ia yang mengendalikan peredaran sesuai dengan perintah bosnya yang kami duga ada di negara lain," tambah Isir.

Setidaknya, dari hasil ungkap ini, polisi menemukan 28,887 Kilogram sabu serta 14 ribu butir pil ekstasi.

Tak hanya itu, polisi juga menemukan 600 bungkus teh kemasan 1 kilogram bekas kemasan narkotika sabu.

"Itu yang kami temukan sisanya. Jadi sabu itu awalnya dikemas dalam bungkus teh. Lalu dibuka oleh jaringan ini dan dimasukkan ke dalam kemasan snack. Ini modus baru juga untuk mengelabuhi kami," lanjutnya.

Setidaknya, 600 paket sabu itu diduga telah menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami akan kejar terus sampai ke akar-akarnya. Ini tidak main-main. Polisi akan terus tegak lurus memberantas peredaran narkotika sampai ke atas-atasnya," tegas Isir.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved