Breaking News:

Berita Malang Raya

Pengadilan Tingkat Kasasi, Pelaku Mutilasi di Pasar Besar Kota Malang Divonis Hukuman Mati

MA memberikan hukuman yang lebih berat terhadap terpidana pelaku mutilasi di Pasar Besar, Kota Malang, Sugeng Santoso (49), yaitu hukuman mati

SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya
Terdakwa kasus pembunuhan disertai mutilasi, Sugeng Santoso, ketika sidang kedua di PN Malang. Di pengadilan tingkat kasasi, Sugeng divonis hukuman mati 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | MALANG - Mahkamah Agung memberikan hukuman yang lebih berat terhadap terpidana pelaku mutilasi di Pasar Besar, Kota Malang, Sugeng Santoso (49).

Warga Kelurahan Jodipan, kecamatan Blimbing, kota Malang itu divonis hukuman mati dalam pengadilan tingkat kasasi. 

Vonis ini lebih berat dari persidangan di PN Malang yang menjatuhinya vonis 20 tahun penjara. 

Putusan dari MA tersebut memperbaiki putusan Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya, dan menguatkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Kota Malang.

Dan dari putusan MA itu, menyatakan bahwa hukuman Sugeng Santoso menjadi lebih berat.

Kepala Kejaksaaan Negeri Kota Malang, Andi Darmawangsa membenarkan adanya putusan dari MA tersebut.

"Ya memang benar, ada putusan pidana mati untuk terpidana Sugeng. Kami menerima petikan salinan putusan itu pada Jumat (4/9/2020) dari Mahkamah Agung," ujarnya.

Namun pihaknya masih belum bisa menjelaskan secara detail, alasan hakim MA memutuskan Sugeng Santoso dijatuhi hukuman mati.

"Kami belum menerima lengkap berkas pertimbangan dari Mahkamah Agung. Hanya petikan salinan putusan. Untuk berkas putusan secara lengkap dan pertimbangan - pertimbangannya, masih belum kami terima," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved