Breaking News:

Berita Malang Raya

Kasus Lift Jatuh di Proyek RSI Unisma, Polisi Tunggu Kesimpulan Puslabfor Polda Jatim

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polda Jatim.

surabaya.tribunnews.com/kukuh kurniawan
Tim Satreskrim Polresta Malang Kota bersama tim Puslabfor Polda Jatim saat mendatangi TKP lift proyek pembangunan perluasan RSI Unisma yang mengalami jatuh. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

SURYA.co.id | MALANG - Satreskrim Polresta Malang Kota masih melakukan penyelidikan kecelakaan kerja lift proyek RSI Unisma yang terjadi pada Selasa (8/9/2020) lalu.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Azi Pratas Guspitu mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polda Jatim.

"Saat ini kami terus lakukan penyelidikan terkait kejadian tersebut. Dan kami sendiri juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polda Jatim," jelasnya, Senin (14/9/2020).

Dirinya mengungkapkan belum tahu, kapan jadwal pasti hasil pemeriksaan dari Puslabfor Polda Jatim akan keluar.

"Kalau saat ini hasilnya belum keluar. Kemungkinan kurang lebih sekitar dua minggu lagi, hasilnya akan keluar," tambahnya.

Namun meski hasil Puslabfor Polda Jatim belum keluar, pihaknya tetap bergerak untuk melakukan penyelidikan.

"Saat ini kami masih meminta keterangan dari para saksi mata kejadian tersebut. Total saksi yang telah diperiksa sebanyak 6 orang. Dan saksi keenam yang kami periksa, adalah dari korban lift proyek," jelasnya.

Dirinya juga mengungkapkan, hingga saat ini kondisi korban luka lift proyek masih dilakukan perawatan di rumah sakit.

"Sampai saat ini kondisi korban luka lift proyek masih dirawat. Dan untuk jumlah korbannya masih tetap, tidak ada tambahan korban meninggal dunia," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, lift proyek pembangunan perluasan RSI Unisma mengalami kecelakaan pada Selasa (8/9/2020) siang.

Kecelakaan terjadi karena tali sling lift putus, sehingga menyebabkan lift langsunh terjatuh ke tanah.

Diduga penyebab kecelakaan karena lift mengalami beban berlebih (overload). Karena pada saat kejadian, lift nahas itu berisi sebanyak 11 pekerja bangunan.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved