Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Dorong Pelaku UKM di Jatim Ajukan BanpresPUM Sebesar Rp 2,4 Juta

Saat ini baru sedikit pelaku usaha di Jatim yang sudah mendapatkan pencairan hibah Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BanpresPUM).

Humas Pemprov Jatim
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat meninjau kreasi IKM batik di Tulungagung, Minggu (13/9/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Menumbuhkembangkan semangat terus berkarya dan mencipta, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengingatkan para perajin batik mendaftarkan produknya ke Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

"Produk-produk desain batik semua bisa didaftarkan ke HKI supaya menjadi brand," katanya di Surabaya, Senin (14/9/2020).

Kepada stakeholder yang membidangi UMKM dan ekonomi kreatif, Khofifah mengimbau agar membantu para perajin batik untuk mendaftarkan produknya.

Gubernur Khofifah menyampaikan, kekayaan batik luar biasa dimiliki Jatim dengan desain-desain kontemporer sebagai bagian dari penguatan ekonomi kreatif sehingga perlu inovasi, kreativitas dan perbaikan.

Tidak hanya itu, Khofifah juga mendorong pelaku UKM dan IKM Jatim untuk melakukan pengajuan Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro (BanpresPUM).

Sebab, saat ini baru sedikit pelaku usaha Jatim yang sudah mendapatkan pencairan hibah Banprespum.

"Saat ini yang sudah cair ada sebanyak Rp 594,5 miliar dan yang sudah cair pada 247 ribu pelaku UKM IKM di Jatim. Yang saat ini sedang dalam proses ada 187 ribu pelaku UKM IKM setara Rp 445 miliar," tegasnya.

Menurut Khofifahm perajin batik merupakan salah satu UMKM yang bisa mendapatkan bantuan ini.

Pasalnya hari ini total ada sekitar 9,78 juta UMKM di Jatim yang kini bahu-membahu menopang 54 persen pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) di provinsi setempat.

"Di Jatim ini 54 persen pertumbuhan PDRB didukung oleh UMKM. Lalu saat pandemi Covid-19 UMKM mengalami pelemahan, sehingga saya mengajak semua agar bangga menggunakan buatan Indonesia, khususnya buatan Jatim," katanya.

Pelaku UMKM di Jatim mendapatkan kuota sebesar Rp 2 juta dari BanpresPUM

"Saat ini total ada 9,78 juta pelaku UMKM di Jatim, mulanya Jatim sudah mendapatkan kuota untuk Banpres PUM 1,8 juta pelaku UMKM, kemudian minggu lalu waktu rapat terbatas minta digenapkan 2 juta dengan jumlah uang yang didapat Rp 2,4 juta," tambah Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved