Breaking News:

Berita Surabaya

Bawa Angin Segar dalam Dunia Kreatif, Milieu Space Gelar Kelas Fotografi dan Videografi

Milieu Space kembali menggelar workshop kreatif. Berbeda dari sebelumnya, gelaran kali ini dilaksanakan di tengah pandemi

SURYA.CO.ID/Christine Ayu Nurchayanti
Kegiatan bertajuk 'Look Ahead: Commercial Photo and Videography'. Gelaran ini diikuti oleh sejumlah peserta yang antuasias selama berjalannya acara. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Milieu Space kembali menggelar workshop kreatif. Berbeda dari sebelumnya, gelaran kali ini dilaksanakan di tengah pandemi.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (13/9/2029) kemarin ini bertajuk 'Look Ahead: Commercial Photo and Videography'.

Adapun pembicara yang datang yakni Moch Rizky (Mochtret), Angga Ramadhan dan Agyl Hananta.

"Kita sebagai industri kreatif tidak boleh diam saja. Kita harus pro aktif membuat sesuatu, berkolaborasi dengan banyak pihak agar kreativitas dapat menjadi angin segar di tengah pandemi ini," ungkap Manager Representative Milieu Space, Christie Erin.

Lanjutnya, kondisi yang dialami Indonesia bahkan dunia ini tidak ada yang bisa menebak kapan berakhirnya.

"Di kondisi seperti ini, orang-orang yang mampu beradaptasi dengan cepat lah yang bisa bertahan. Adanya workshop pertama di era new normal ini membuat saya optimis bahwa industri kreatif sudah siap untuk bangkit kembali," terang Erin.

Adapun Moch Rizky atau Mochret, photography educator menambahkan, pasti ada kegiatan kreatif yang dilakukan oleh orang-orang selama berada di rumah, khususnya fotografi.

"Seperti kegiatan fotografi virtual yang sempat viral. Artinya kegiatan tersebut bukanlah kegiatan yang susah dan skill fotografi sangat penting dimiliki oleh siapa saja," terangnya.

Selama pandemi, Erin melanjutkan, juga muncul tren kelas secara online namun tidak menutup bahwa banyak juga yang menanti workshop secara offline.

Hal ini terbukti dari tingginya minat para peserta yang membuat kelas terisi penuh sebelum batas penutupan pendaftaran.

"Kami memang membatasi peserta hanya 40 orang. Tapi kami sangat senang melihat antusiasme yang sangat tinggi," katanya.

Adapun Agyl Hananta dari Fujifilm X-Team menambahkan, workshop secara offline dapat membawa angin segar bagi pegiat fotografi yang sudah lama berada di rumah.

"Orang selama sekian bulan pasti bosan untuk berada di rumah saja. Pada workshop kali ini kami tetap membatasi jumlah peserta. Sebab harus ada standar protokol kesehatan yang harus dipatuhi agar semua bisa saling menjaga keamanan dan kesehatan," ujarnya

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved