Breaking News:

Pilwali Surabaya 2020

Bapaslon di Surabaya Jalani Karantina akibat Covid-19, KPU Tunda 7 Tahapan Pencalonan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akhirnya mengubah sejumlah tahapan pencalonan terhadap salah satu bakal pasangan calon (bapaslon).

SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Komisioner KPU Surabaya, Soeprayitno ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (9/9/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akhirnya mengubah sejumlah tahapan pencalonan terhadap salah satu bakal pasangan calon (bapaslon). Mengingat, salah satu bacalon menjalani karantina akibat positif Covid-19.

Keputusan ini didapat setelah KPU Surabaya dan KPU Sidoarjo menggelar rapat dengan virtual bersama RSUD Dr Soetomo dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi).

Selain di Surabaya, di Sidoarjo memang ada satu bacalon yang juga dinyatakan positif.

"Setelah kami menggelar rapat, kami putuskan bahwa bapaslon tersebut akan kembali mengikuti uji swab pada 17 September 2020," kata Komisioner KPU Surabaya, Soeprayitno ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (14/9/2020).

Sehingga, sejumlah tahapan pencalonan lainnya pun akan mengikuti.

Ada tujuh tahapan pencalonan yang kemudian ikut mundur pada proses tersebut.

Di antaranya, pemeriksaan kesehatan jasmani dan psikologi yang akan dilakukan 17-19 September.

"Apabila dinyatakan negatif bisa langsung mengikuti pemeriksaan," katanya.

"Namun apabila hasilnya belum sesuai harapan maka akan diperpanjang masa karantinanya selama tiga hari. Sehingga, pemeriksaan kesehatan bisa dilaksanakan 21-22 September," katanya.

Selain pemeriksaan kesehatan, hal ini juga mempengaruhi verifikasi administrasi. Yang mana, verifikasi administrasi dilakukan pada 17-20 September.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved