Breaking News:

Berita Surabaya

Rapid Tes Massal Dadakan di Suramadu dan Pasar Genteng, 37 Orang Reaktif dan Langsung Diisolasi

Sebanyak 37 orang dinyatakan rekatif dan langsung diisolasi setelah pemkot Surabaya menggelar rapid test massal dadakan di Suramadu dan pasar Genteng

ist
Pemkot Surabaya saat melakukan rapid test massal, Sabtu (12/9/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

SURYA.co.id | SURABAYA - Rapid test massal dadakan yang dilakukan Pemkot Surabaya, Sabtu (12/9/2020) malam, menyasar dua tempat sekaligus. Totalnya ada sekitar 794 orang yang mengikuti rapid test tersebut. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Febria Rachmanita merinci dua tempat tersebut yaitu kawasan sekitar Suramadu dan kawasan Jalan Genteng Besar.

"Suramadu 659 (test), Pasar Genteng 135," kata Feny saat dikonfirmasi, Minggu (13/9/2020).

Dari dua tempat tersebut, Pemkot mendapati puluhan yang reaktif. Mereka selanjutnya diisolasi di hotel sembari nantinya dilakukan pemeriksaan swab. Ada sekitar 5 hotel yang sudah bekerja sama dengan Pemkot Surabaya.

"(Yang ditemukan) Reaktif hasilnya 37," ujar Feny.

Upaya ini disebut sebagai bagian dari upaya Pemkot agar kedisiplinan warga terhadap protokol kesehatan warga terus meningkat di Surabaya.

Diantaranya memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkerumun. Sebab Pemkot yang kerap melakukan sidak itu, bisa seketika melakukan pemeriksaan massal begitu ada kerumunan.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan pihaknya tak mau mengendorkan berbagai upaya agar situasi wabah ini dapat terus dikendalikan.

Yang disasar tentunya adalah tempat yang berpotensi berkumpulnya warga. Selain itu juga tempat yang tak menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, Pemkot memang kerap menyisir berbagai lokasi.

Febri mengungkapkan, pihaknya berharap agar semua pihak dapat menyadari prinsip protokol kesehatan. Misalnya di warung atau tempat makan dan sejenisnya, protokol kesehatan harus tetap diperhatikan.

Tak hanya pedagang, melainkan juga pembeli juga harus sama-sama memperhatikan protokol kesehatan.

"Upaya ini akan terus kami lakukan," terang Febri.

Pemkot Surabaya saat melakukan rapid test massal, Sabtu (12/9/2020) malam.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved