Breaking News:

Berita Surabaya

Pencuri Motor NMax di Parkiran Apotek Cuma Butuh 6 Detik Untuk Beraksi, Aksinya Terekam CCTV

Pencuri motor Yamaha Nmax di sebuah parkiran apotek di Tegalsari Surabaya, hanya butuh waktu 6 detik untuk beraksi.

ist
Tangkap layar video CCTV aksi pencurian di halaman parkir sebuah apotek di Jalan Kampung Malang, Tegalsari, Surabaya. Pelaku hanya butuh waktu 6 detik untuk menggondol motor Yamaha NMax. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi pencurian motor Yamaha NMax di parkiran sebuah apotek di Jl Kampung Malang, Tegalsari, Surabaya, terekam CCTV. 

Dalam pencurian motor yang terjadi Rabu (9/9/2020) malam itu, pelakunya tak butuh waktu lama untuk beraksi. Berdasarkan rekaman CCTV, dia hanya butuh waktu 6 detik. 

Motor bernopol L-4109-OJ tersebut milik Uswatun Hasanah warga Surabaya yang kebetulan sedang membeli obat di apotek tersebut ditemani suami dan anaknya.

Pencurian motor itu terjadi sekira pukul 19.46 WIB. Berdasarkan video CCTV berdurasi 45 detik, pelaku tampak beraksi seorang diri, dan diduga berjenis kelamin laki-laki.

Secara fisik perawakan tubuh si pelaku terbilang gempal. Berpenampilan kasual mengenakan setelan jaket zipper warna gelap, celana pendek selutut, dan beralas kaki sandal.

Sebelum menggondol motor incarannya, si pelaku menyempatkan berdiri tepat di depan pintu masuk apotek, seraya memastikan situasi aman dan terkendali.

Tak lama kemudian si pelaku mendekati motor itu terparkir. Lalu mengenakan sebuah helm yang diletakkan di atas jok motor, dan tak lebih dari enam detik si pelaku dapat menguasai motor tersebut, kemudian membawanya kabur.

"Tapi sempat saya kejar, gak bisa kena soalnya gak ada motor. Padahal ada info di Daerah Pegirian. Ada yang liat cuma platnya gak diambil," jelasnya.

Uswatun mengungkapkan, motor tersebut acapkali digunakannya menuju ke kios sayuran yang disewanya di Pasar Keputran Surabaya.

"Iya buat aktibitas ke Pasar Keputran kios sewa lapak di dalam pasar. Sayur mayur di dalam Pasar Keputran," terangnya.

Pencurian motor itu telah dilaporkan ke polisi. Uswatun berharap pelaku dapat segera dibekuk.

"Tapi saya sudah laporan, biarpun ketemu kan sudah bukan milik saya lagi, karena saya sudah ngurus asuransinya," pungkasnya.

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved