Breaking News:

Berita Lamongan

Bagaimana Rasanya Terbang Naik Karpet Aladin, Ada di Waduk Gondang Lamongan

Tentu saja karpet ini merupakan desain khusus yang disangga dengan tali sehingga menjadi tempat duduk yang meluncur di atas waduk.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Kepala Desa (Kades) Gondang Lor, Hardian mencoba karpet terbang Aladin di area wisata air Waduk Gondang Lamongan, Minggu (13/9/2020). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pengembangan dan inovasi di tempat wisata menjadi cara agar semakin banyak pengunjung berdatangan. Seperti sensasi naik karpet terbang ala Aladin seperti di kisah-kisah 1001 malam, bisa dirasakan di area wisata air Waduk Gondang Lamongan.

Pembuatan wahana Karpet Aladin ini merupakan terobosan kedua dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Gondang Lor, Kecamatan Sugio di Waduk Gondang. Sebelumnya di waduk ini juga ada wahana dunia salju.

"Wahana Karpet Aladin ini menawarkan sensasi tegang bercampur bahagia, " kata Kepala Desa (Kades) Gondang Lor, Hardian Permana kepada SURYA, Minggu (13/9/2020).

Bagaimana pengunjung tidak tegang, karena pengunjung harus duduk di atas karpet dan 'terbang' setinggi empat meter lalu melaju di atas waduk. Tentu saja karpet ini merupakan desain khusus yang disangga dengan tali sehingga menjadi tempat duduk yang meluncur di atas waduk.

Meski menegangkan, pengunjung bisa mengabadikan momen indah tersebut. Meski karpet terbang itu hanya bisa memuat satu orang untuk sekali 'terbang'.

Pengelola menyediakan seorang fotografer untuk mengabadikan dari sudut terbaik yang diinginkan pengunjung, sehingga pengunjung terlihat seperti benar-benar terbang menaiki karpet seperti dalam dongeng Aladin.

"Ketika berfoto di udara beralaskan karpet, latar belakangnya adalah hamparan waduk gondang. Kalau pagi dan sore terlihat juga Gunung Arjuna," kata Hardian.

Untuk menjajal wahana ini, pengunjung harus merogoh kocek Rp 20.000, dan akan mendapat tiga file foto hasil jepretan pihak pengelola. Hardian menjamin wahana Karpet Aladin dilengkapi tali pengaman yang cukup kuat untuk melindungi pengunjung dari segala kemungkinan, seperti jatuh.

Proses pembuatan wahana Karpet Aladin tersebut tidak sembarangan, sebab dilakukan oleh tenaga profesional. "Kita mengunakan tenaga ahli, dan keamanan kita utamakan," katanya.

Menurut Hardian, sebelum dioperasionalkan wahana tersebut juga telah diuji coba terlebih dulu untuk memastikan tingkat keamanannya. Bahkan hal terburuk sudah diantisipasi.

Melalui wahana Karpet Aladin, ia berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung ke Waduk Gondang. Dan ini merupakan cara menambah PAD dari sektor wisata dan hasilnya untuk meningkatkan kemakmuran warga, termasuk para pedagang yang jualan di lingkungan wisata. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved