Breaking News:

Berita Surabaya

Semua Petugas KPU Surabaya Jalani Tes Swab Demi Pencegahan Covid-19

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turun tangan melindungi petugas Komisi pemilihan Umum (KPU) Surabaya dari paparan Covid-19 atau virus Corona.

SURYA.CO.ID/Yusron Naufal Putra
Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Muhammad Fikser, Sabtu (9/5/2020). 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya turun tangan melindungi petugas Komisi pemilihan Umum (KPU) Surabaya dari paparan Covid-19 atau virus Corona.

Pemkot Surabaya memberikan layanan fasilitas tes Swab bagi semua petugas KPU setempat.

Wakil Koordinator Hubungan Masyarakat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, M Fikser menjelaskan, pemeriksaan gratis ini diikuti oleh seluruh petugas KPU Surabaya.

Sementara bagi komisioner KPU, sebelumnya sudah melakukan tes swab secara mandiri.

"Seluruh petugas yang ada di Sekretariat KPU ada sekitar 46 orang," kata Fikser.

Tes Swab tersebut sudah mulai dilakukan sejak Jumat (11/9/2020). Separo dari jumlah tersebut sudah dilakukan Swab. Pemeriksaan tersebut terus berlanjut.

Fikser yang juga Kepala Dinas Kominfo itu mengatakan, hasilnya baru bisa keluar sekitar dua hingga tiga hari kedepan.

Namun, data hasil tes Swab tersebut harus dikirimkan ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes), kemudian baru turun ke Pemprov Jatim.

Data yang diterima dari Pemprov Jatim selanjutnya dilakukan tindaklanjut oleh Pemkot Surabaya. Kemudian, hasil tersebut nanti bakal menjadi acuan untuk langkah tracing.

"Kenapa? karena bisa saja ada yang pernah dilakukan swab. Nah, yang belum pernah swab hasilnya positif inilah yang dilakukan tracing," papar dia.

Menurut Fikser, hal itu dilakukan mengingat saat ini Kantor KPU Surabaya menjadi salah satu pusat tempat dalam konteks Pilkada 2020.

Sehingga, pencegahan di tempat itu menjadi salah satu perhatian utama Pemkot Surabaya. Termasuk juga penyemprotan disinfektan.

Fikser berharap, seluruh warga di Surabaya tetap menjalankan protokol kesehatan secara disiplin. Sebab, hal itu menjadi cara untuk memutus laju penyebaran virus Corona.

"Protokol kesehatan berlaku kepada siapa saja," terang mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya itu.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved