Breaking News:

Berita Surabaya

Pria di Surabaya Simpan 14 Poket Sabu di Saku, Narkoba Diakui dari Seorang Bandar di Lapas Pamekasan

Seorang juru parkir Joyo Boyo Surabaya Kusmiadi (42) diringkus polisi terkait kasus kepemilikan sabu.

surya.co.id/firman rachmanudin
Kusmiadi (42) diamankan di Mapolsek Wonokromo Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Seorang  Juru parkir Joyo Boyo Surabaya Kusmiadi (42) diringkus polisi terkait kasus kepemilikan sabu.

Tersangka mengaku sejak pandemi, pemasukannya menipis sehingga kembalai terjerumus ke peredaran narkotika.

Dia pernah dipenjara atas kasus serupa beberapa tahun lalu. 

Kusmiadi ditangkap unit reskrim Polsek Wonokromo Surabaya pada Kamis (27/8/2020) petang.

"Tersangka ini residivis. Pernah ditangkap Polrestabes Surabaya atas kepemilikan sabu," ungkap Kanit Reskrim Polsek Wonokromo Ipda Arie Pranoto, Jumat (11/9/2020).

Saat digeledah, polisi menemukan 14 poket sabu siap edar dengan total berat 4,1 gram.

Dari pesan percakapan di ponselnya ditemukan, tersangka berkomunikasi dengan seorang bandar di dalam lapas Pamekasan, Madura.

"Tersangka ini membeli dari R, bandar di lapas Pamekasan. Diambil secara ranjau dan berkomunikasi melalui ponsel," tambahnya.

Dari pengakuan Kusmiadi, ia baru saja memulai bisnis haramnya sejak tiga bulan terkahir.

Hal itu terpaksa ia lakukan karena sulitnya ekonomi semasa pandemi ini.

"Sulit cari makan. Kebetulan kenal teman di lapas. Dikirim barangnya. Beli modal awal satu juta. Itu saya pecah-pecah paket hemat," akunya.

Kini Kusmiadi kembali mendekam ditahanan akibat perbuatannya.

Ia dijerat Pasal 112, 113 dan 114 KUHP UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved