Breaking News:

Travel

Infrastruktur Wisata Gunung Bromo Terus Dipoles, Ini yang Dilakukan Disparbud Kabupaten Malang

Akses menuju kawasan wisata Gunung Bromo terus dipermak, salah satunya embuat pintu gerbang dan rest area menuju Bromo di Kecamatan Pakis

surya.co.id/erwin wicaksono
Kawasan wisata Bromo telah dibuka beberapa waktu lalu. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang menilai wisata Gunung Bromo adalah aset penting nasional.

Guna mengembangkan kawasan Gunung Bromo, pintu masuk akan dipoles.

"Akses menuju kawasan wisata tersebut akan terus dipermak. Termasuk usulan Pemkab Malang, membuat pintu gerbang dan rest area menuju Bromo di Kecamatan Pakis," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara ketika dikonfirmasi, Jumat (11/9/2020).

Made menambahkan, jika pihaknya saat ini tengah mematangkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Malang (RIPPARKAB. Periode tahun 2020-2025.

Kawasan wisata Bromo telah dibuka beberapa waktu lalu.
Kawasan wisata Bromo telah dibuka beberapa waktu lalu. (surya.co.id/erwin wicaksono)

Promosi yang masif akan digalakkan. Made akan mengerahkan sejumlah stakeholder untuk mengenalkan Bromo.

"Promosi adalah hal yang utama," jelas Made.

Sejauh ini, pengembangan infrastruktur juga terus dikebut. Seperti halnya pelebaran jalan menuju Bromo di wilayah Poncokusumo.

Kawasan wisata Bromo telah dibuka beberapa waktu lalu.
Kawasan wisata Bromo telah dibuka beberapa waktu lalu. (surya.co.id/erwin wicaksono)

"Terbaru pelebaran jalan di Poncokusumo. Harapannya percepatan infrastruktur di Bromo tetap dilakukan," ungkap Made.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved