Breaking News:

Berita Surabaya

Siswa SD di Surabaya Ini Bikin Kreasi Sabun Penghilang Kuman Berbahan Lidah Buaya

Sarlita Zahra (11), siswi SDN 3 Pakis konsisten dalam melakukan budidaya tanaman lidah buaya di rumahnya

tribun jatim/mayang essa
Sarlita Zahra, siswa SDN 3 Pakis saat membuat sabun berbahan lidah buaya, Selasa (8/9/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sarlita Zahra (11), siswi SDN 3 Pakis konsisten dalam melakukan budidaya tanaman lidah buaya di rumahnya, Jalan Pakis Sidorejo, Kota Surabaya.

Sebanyak seribu tanaman aloe vera diolah Sarlita menjadi produk ramah lingkungan.

Seperti sirup lidah buaya, stik, hand sanitizer, puding, pupuk cair, jus, permen, peptisida, masker wajah, dan sabun.

Dari beberapa produk olahan yang ia hasilkan, terdapat salah satu produk yang terus dikembangkan dan tembus ke pasar internasional.

“Saya membuat dua sabun yaitu salovera atau sabun dari bahan utama lidah buaya dan yang kedua saya kreasikan dengan lumpur yang dapat menghilangkan bakteri,” ungkapnya, Selasa (8/9/2020).

Sabun Satora yang diolahnya dengan campuran lumpur ini tidak didapat secara sembarangan.

Sarlita menggunakan lumpur Lapindo yang memiliki kandungan zat khusus dan mampu menghilankan bakteri atau najis.

“Sabun dari lumpur Lapindo ini sudah uji lab dan hasilnya aman untuk kulit mampu menghilangkan najis juga,” lanjutnya.

Dengan telaten, Sarlita mulai menunjukkan tahapan pembuatan sabun yang berbahan dasar tanaman lidah buaya tersebut.

Pertama, tanaman lidah buaya dikupas dan dicuci bersih untuk menghilangkan lendir.

Selanjutnya lidah buaya siap untuk diambil dagingnya dengan cara dikerok menggunakan sendok.

“Daging lidah buaya yang sudah dikerok tadi mulai diblender. Jika sudah halus akan dicampur dengan base soap dan lumpur yang diayak,” katanya.

Berikutnya masuk ke tahapan pencetakan dengan membiarkannya selama 18 jam untuk membuat sabun lidah buaya kering sempurna.

Tahapan terakhir yaitu packing. Sarlita membandrol produk sabun buatannya dengan harga terjangkau, yakni Rp 5.000 per biji.

Setiap hari, dirinya mampu membuat dan memasarkan ratusan produk olahan aloe vera secara online hingga Timor Leste. (Mayang Essa)

Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved