Breaking News:

Budi Sudarsono Anggap Almarhum Alfred Riedl Sudah Bawa Perubahan Besar di Timnas Indonesia

Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono menganggap sosok Alfred Riedl sebagai sosok yang telah membawa perubahan besar di Timnas Indonesia.

surya.co.id/farid mukarrom
Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono 

SURYA.co.id | KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Budi Sudarsono menganggap sosok Alfred Riedl sebagai sosok yang telah membawa perubahan besar di Timnas Indonesia.

Budi Sudarsono yang merupakan Bomber andalan Timnas Indonesia ini mengatakan bahwa sosok Alfred Riedl ini sangat berjasa bagi perjalanan Timnas Indonesia.

Salah satu perubahan yang diterapkan di Timnas Indonesia adalah mengenai Kedisiplinan yang tinggi selama menukangi Timnas Indonesia.

"Setau saya beliau menerapkan disiplin yang sangat tinggi dan lainnya selama menukangi Timnas Indonesia," ujar Budi Sudarsono saat dikonfirmasi SURYA.co.id melalui sambungan telepon.

Budi Sudarsono mengaku pernah dipanggil Alfred Riedl saat program Naturalisasi pemain pertama di Indonesia.

"Dulu saya pernah dihubungi oleh asistennya Coach Wolfgang Pikal untuk bergabung di Timnas, selebihnya beliau ini sosok yang bagus dalam membawa perubahan di Timnas Indonesia terutama Kedisiplinan," kata pemain yang mengawali karir pertama di Persebaya Surabaya.

Seperti diketahui sebelumnya  Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Tanah Air. Mantan pelatih timnas Indonesia, Alfred Riedl meninggal dunia, Selasa (8/9/2020) malam waktu Austria, di usia ke-70 tahun.

Alfred Riedl pernah membesut timnas Indonesia pada tahun 2010-2011.

Kemudian dia kembali lagi ke Tanah Air setelah merantau ke Laos (2011-2012) dan klub divisi kedua Belgia, Vise (2012-2013).

Kemudian dia kembali lagi ke Indonesia selama setahun (2013-2014) dan pada tahun 2016-2017.

Momen tak terlupakan Riedl untuk timnas Indonesia adalah penampilan hebat pada ajang Piala AFF 2010.

Kala itu, dia berhasil membawa timnas Indonesia ke partai final.

Meski kalah dari Malaysia pada partai final (aggregat 2-4), kepercayaan masyarakat Indonesia kepada Riedl sangat kuat.

Sebab, Indonesia tak lagi bisa mencapai partai final seusai Riedl pergi dari timnas Indonesia saat itu.

Pada tahun 2013-2014, dia kembali mendapat kepercayaan dari PSSI untuk menukangi timnas Indonesia. Namun, kejayaan pada awal kedatangannya tak bisa terulang.

Penulis: Farid Farid
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved