Breaking News:

Viru Corona di Jatim

Perawat Asal Pamekasan Gugur karena Covid-19, Ini Jumlah Perawat di Jatim Positif Covid-19

Jumlah perawat yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19 atau virus Corona terus bertambah. Satu lagi perawat positif Covid-19 meninggal

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Fatkhul Alami
surya.co.id/willy abraham
Foto Ilustrasi : Tenaga medis melakukan rapid tes kepada pejabat Pemkab Gresik di ruang Puteri Cempo, Rabu (24/6/2020). 

Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Jumlah perawat yang meninggal dunia setelah terpapar Covid-19 atau virus Corona terus bertambah. Satu lagi perawat di terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal, yakni Nufia Anggreini SKep Ns.

Perawat yang bertugas di Pamekasan Madura ini meninggal, pada Minggu (6/9/2020) pukul 15.45 WIB.

Gugurnya perawat berusia usia 39 tahun ini menjadikan jumlah perawat di Jatim yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 25 orang.

Hal ini disampaikan Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim, Prof Nursalam Mnurs. Dikatakannya per 7 September 2020 jumlah perawat di Jatim yang terkonfirmasi positif mencapai 822 orang.

"Yang meninggal ada 25, Surabaya 9 orang, Sidoarjo 3 orang, Tuban 2 orang, Bojonegoro 2 orang, Kota Malang 1 orang, Sampang 1 orang, Kota Probolinggo 1 orang, Bangkalan 1 orang, Gresik 1 orang,Kabupaten Pasuruan 1 orang, Kabupaten Malang 1 orang, Sumenep 1 orang dan Pamekasan 1 orang,"urainya dikonfirmasi SURYA.CO.ID, Senin (7/9/2020).

Dari 25 perawat tersebut, semuanya telah mendapat santunan DPW PPNI Jatim. Namun, santunan dari Kemenkes dan DPP PPNI baru pada 12 orang

Sementara itu, terkait Nufia, Nursalam mengungkapkan Nufia merupakan salah satu perawat yang bertugas melayani pasien Covid-19 di RSUD dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan.

"Ada komorbid. Keluhan panas, batuk, pilek sejak satu minggu yang lalu. Sesak, lemas," jelasnya.

Nufia merupakan warga Kelurahan Bugih, Kota Pamekasan. Perawat Nufia juga lulusan S1 Keperawatan di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Ada dua yang meninggal terpapar Covid-19 di Pamekasan. Pertama pensiunan dan tidak sedang melayani pasien, kedua almarhum Nufia yang melayani pasien Covid-19," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved