Breaking News:

KPU Temukan Seorang Bakal Calon Kepala Daerah di Jatim Terindikasi Positif Covid-19

KPU Jatim menyebut ada seorang calon kepala daerah yang terindikasi Covid-19. Calon tersebut kini tengah menunggu hasil swab lanjutan.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Komisioner KPU Jatim, Insan Qoriawan ketika di Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim ) menyebut ada seorang calon kepala daerah yang terindikasi Covid-19. Calon tersebut kini tengah menunggu hasil swab lanjutan.

Komisioner KPU Jatim, Insan Qoriawan menyebut, pihaknya mendapatkan laporan tersebut dari jajarannya di Komisioner KPU daerah yang menerima proses pendaftaran (4-6/9/2020). Sang calon tersebut memberikan hasil swab mandiri.

"Kasus positif tersebut terungkap saat calon bersangkutan menyerahkan hasil swab saat pendaftaran lalu. Ternyata, hasilnya positif," kata Insan kepada SURYA.CO.ID ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (7/9/2020).

Atas temuan tersebut, calon bersangkutan diminta kembali mengikuti uji swab untuk memastikan yang bersangkutan masih dalam kondisi positif atau telah negatif.

"Pemeriksaan dilaksanakan hari Senin (7/9/2020) ini. Tes swab hari ini juga berlaku untuk calon lain sebagai salah satu proses pencalonan," katanya.

Namun, Insan tak dapat memberikan penjelasan identitas calon yang bersangkutan. Insan hanya menyebut bahwa bakal calon tersebut mengikuti pemeriksaan yang dilakukan di RSUD dr Soetomo Surabaya.

Di RSUD dr Soetomo, dilakukan pemeriksaan terhadap calon yang akan bertarung di enam daerah, yakni Surabaya, Gresik, Tuban, Lamongan, Mojokerto dan Sidoarjo. Total, ada 16 Paslon yang mengikuti pemeriksaan.

Insan menyebut apabila dari pemeriksaan hari ini terdapat Paslon yang dinyatakan positif maka yang bersangkutan belum bisa mengikuti tahapan pencalonan berikutnya.

"Kalau dinyatakan negatif, besok bisa mengikuti tes kesehatan jasmani dan psikologi," kata pria yang membawahi Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Jatim ini.

Apabila positif covid-19, maka yang bersangkutan baru bisa mengikuti tahapan pencalonan berikutnya setelah dinyatakan negatif.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved