Pilbup Tuban 2020

PDIP Target Pasangan Setianegara Menang di Atas 50 Persen pada Pilbup Tuban 2020

DPC PDI Perjuangan Tuban menargetkan kemenangan di atas 50 persen untuk pasangan Setiajit-Armaya Mangkunegara (Setianegara) pada pilbup Tuban 2020.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Parmin
surya.co.id/m sudarsono
Rakercabsus PDI Perjuangan Kabupaten Tuban pada Kamis (3/9/2020). 

SURYA.co.id | TUBAN - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban menargetkan kemenangan di atas 50 persen untuk pasangan Setiajit-Armaya Mangkunegara (Setianegara) pada pilbup Tuban 2020.

Hal itu diungkap Ketua DPC PDI P Kabupaten Tuban, Andhi Hartanto rakercabsus di salah satu gedung, Kamis (3/9/2020). 

Dia memastikan jika mesin partai akan bergerak secara maksimal untuk memenangkan pasangan tersebut. 

Terbukti  terbukti dengan hadirnya seluruh perwakilan PAC yang datang pada rakercabsus tersebut. 

"Kita solid sebagaimana yang terlihat sekarang, optimistis memenangkan Setianegara pada 9 Desember mendatang," pungkasnya. 

Dalam rakercabsus yang dihadiri 20 PAC, partai berlambang moncong putih tersebut mengamati dinamika yang ada, seperti calon lainnya. 

Sedang Wakil Ketua Bidang Komunitas Seni dan Budaya DPD PDI Perjuangan Jatim, Ony Setiawan, yang hadir dalam rakercabsus mengatakan, jangan sampai Tuban dipimpin oleh orang yang tidak profesional atau tidak ahlinya. 

"Kalau Pak Setiajit ini kan sudah teruji dalam birokrat, sudah senior ibarat kata. Jadi tentu beda dengan yang masih anak baru," tandas Ony dalam sambutan.

"Masa Tuban mau dipimpin anak kecil," imbuhnya. 

Dia menjelaskan detail siapa yang dimaksud anak kecil, tak lain adalah Aditya Halindra Faridzki, Ketua DPD Golkar Tuban sekaligus anak mantan Bupati Tuban dua periode, Haeny Relawati. 

Sebab, Tuban ini akan menjadi kota besar, ada proyek kilang minyak yang nilai investasinya sangat besar. 

"Kasian rakyat jika dipimpin calon yang tidak punya pengalaman, makanya biar Pak Setiajit yang sudah pengalaman," beber Ony. 

Setianegara diusung diusung PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, PPP dan PBB dengan total 16 kursi parlemen.

Sedangkan Aditya Halindra-Riyadi diusung Golkar, Demokrat, dan PKS dengan total 15 kursi. 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved