Breaking News:

Berita Gresik

Sulap Tempat Sampah, Desa di Gresik Sukses Jadi Desa Miliarder

Caranya adalah menyulap bekas tambang yang selama ini dijadikan tempat pembuangan sampah, menjadi tempat wisata.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Deddy Humana
surya/willy abraham
Suasana deklarasi Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah sebagai desa miliarder di Gresik, Rabu (2/9/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Mungkin Desa Sekapuk di Kecamatan Ujung Pangkah ini menjadi satu-satunya yang mendeklarasikan diri sebagai 'Desa Miliarder' di Indonesia. Desa di wilayah Utara Gresik itu meraih prestasi fenomenal dengan pendapatan tinggi, sejak menyulap areal tempat pembuangan sampah di wilayahnya.

Desa Sekapuk diklaim memiliki pendapatan miliaran dari usaha BUMDes-nya dalam setahun. Caranya adalah menyulap bekas tambang yang selama ini dijadikan tempat pembuangan sampah, menjadi tempat wisata.

Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim merealisasikan gagasan membuati tempat wisata yang menghasilkan rupiah. Ide gilanya itu sempat ditentang warga karena dituding mimpi di siang bolong.

Ternyata sekarang ide Halim itu mampu menjadikan desanya mandiri dan menjadi 'Desa Miliarder'. Salah satu bukti keberhasilan usaha BUMDes di sana, adalah lima kendaraan operasional senilai ratusan juta dan satu unit mobil Ambulance Standart Covid-19.

"BUMDes pencapaian target keuntungan net Rp 4 miliar setahun, otomatis berpengaruh pada PADes menjadi Rp 1,5 miliar. Belum lagi lapangan kerja untuk 591 orang, ditambah sekitar 400 obligasi selama tahun ketiga. Semua ini terwujud berkat semangat kebersamaan, terimakasih semuanya," ucap Halim, Rabu (2/9/2020).

Dan pihaknya menggelar deklarasi Sekapuk sebagai Desa Miliarder itu di tempat wisata Desa Setigi. Selain acara pemotongan tumpeng, deklarasi juga diisi kirab jajaran Pemdes, BPD, PKK, RT/RW, dan Bumdes, mengendarai lima mobil operasional dan puluhan sepeda listrik.

"Alhamdulillah, hari ini kami, mendeklarasikan Sekapuk sebagai Desa Miliarder pertama di Indonesia. Semua berkat kerja keras dan kebersamaan warga Desa Sekapuk. Semoga bernilai ibadah, karena tujuan kami bukan kesombongan, namununtuk memberi motivasi dan inspirasi bangkit di tengah pandemi," pungkas Halim. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved