Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Pilkada Banyuwangi: PPP Labuhkan Dukungan ke Ipuk-Sugirah

Duet bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Sugirah mendapat tambahan dukungan. Kali ini dari PPP.

surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Duet bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Sugirah mendapat dukungan PPP 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Duet bakal calon bupati dan wakil bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan Sugirah, kembali mendapat dukungan dari partai politik. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan rekomendasi kepada pasangan calon tersebut dalam Pilkada 9 Desember mendatang.

Penyerahan rekomendasi dari DPP PPP diberikan di kantor DPW PPP Jatim, Surabaya, Selasa (1/9/2020), oleh Ketua DPW PPP Jatim Musyaffa’ Noer kepada Ipuk dan Sugirah. Hadir Ketua DPC PPP Banyuwangi KH Fauzan dan jajarannya.

“Kami sudah menelaah, dan InsyaAllah Banyuwangi yang sudah baik saat ini, sudah maju saat ini, ke depan bisa semakin baik lagi dengan pemimpin Bu Ipuk dan Pak Sugirah,” ujar Musyaffa’.

Ketua DPC PPP Banyuwangi KH Fauzan mengatakan, rekomendasi PPP jatuh ke Ipuk-Sugirah setelah mencermati visi-misinya yang selaras dengan para kiai, di mana ingin mewujudkan Banyuwangi yang penuh keberkahan, dengan program yang menyejahterakan umat serta memperhatikan semua pesantren.

“Ada banyak kesamaan visi-misi dengan PPP, juga karena selama ini Banyuwangi sudah sangat baik, sudah memperhatikan kepentingan umat, sehingga kami pun mendukung penuh,” ujarnya.

Sekretaris PPP Banyuwangi Samsul Arifin menambahkan, seluruh kader PPP solid mendukung Ipuk-Sugirah. “PPP akan langsung bergerak, kompak di semua lini, memenangkan Bu Ipuk dan Pak Sugirah,” ujarnya. 

Sementara itu, Ipuk berterima kasih atas dukungan PPP. “Membangun Banyuwangi bukan pekerjaan satu atau dua kelompok, ini adalah kerja bersama. Sehingga dukungan PPP semakin mengokohkan seluruh tim untuk terus bekerja, membuat Banyuwangi lebih berlimpah berkah dari Allah SWT,” ujarnya.

Ipuk lantas membocorkan sejumlah program yang bakal digeber ke depan. Salah satunya, peningkatan insentif guru mengaji dan bantuan lembaga keagamaan. “Juga tentu setiap kebijakan pemerintah daerah kami konsultasikan ke para tokoh agama, para kiai,” ujarnya.

Dia menambahkan, juga akan digeber program guru pelopor, di mana guru mengasuh anak didik pada tingkat Dasawisma, memantau hasil belajar, dan memperkuat pendidikan karakter.

“Karena fokus kami ke depan adalah pemberdayaan berbasis keluarga, mulai keagamaan, ekonomi, hingga sosial. Semuanya terintegrasi, ekonominya dapat, pendidikannya dapat, ketahanan mental-spiritualnya dapat,” ujar Ipuk.

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved