Breaking News:

Virus Corona di Tuban

VIDEO VIRAL Polisi, TNI dan Perangkat Desa Joget Dangdut di Zona Merah Tuban, Pemkab : Bandel !

Sebuah video memperlihatkan aktivitas konser dangdut dan diikuti joget berbarengan masyaralat, angota polisi, TNI dan perangkat desa viral di medsos.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Iksan Fauzi
Kolase SURYA.co.id/Mochamad Sudarsono
Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein dan konser dangdut di Desa Jadi Tuban. 

SURYA.co.id | TUBAN - Sebuah video memperlihatkan aktivitas konser dangdut dan diikuti joget berbarengan masyaralat, angota polisi, TNI dan perangkat desa viral di media sosial.

Aktivitas itu dinilai melanggar protokol kesehatan saat pandemi COVID-19 ( virus corona). Apalagi, saat ini Kabupaten Tuban masih berstatus zona merah COVID-19.

Viralnya video dangdutan tersebut membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban angkat bicara.

Bahkan, Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein pun mengaku kecolongan terhadap adanya aktivitas tersebut.

Konser dangdut di Tuabn itu terjadi di Dusun Selang, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (30/8/2020), malam.

Dalam video viral itu, tampak masyarakat berjoget ria dan berkerumun.

Ironisnya, terdapat anggota polisi, TNI dan diduga oknum perangkat desa sempat ikut joget di atas panggung hiburan itu.

Pengakuan Kepala Desa Jadi

Foto capture video dangdut yang beredar tanpa memperhatikan protokol kesehatan, di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Minggu (30/8/2020) malam.
Foto capture video dangdut yang beredar tanpa memperhatikan protokol kesehatan, di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Minggu (30/8/2020) malam. (Foto Istimewa)

Saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Kepala Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Munir membenarkan aktivitas dangdutan tersebut.

Ia mengatakan, kegiatan itu sudah mendapatkan izin dari pihak desa meski dalam situasi pandemi COVID-19.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved