Minggu, 12 April 2026

UPDATE CORONA 31 AGUSTUS: Total 174.796, Epidemolog: Tak Terkendali, Desember Bisa 500.000 Kasus

Berdasarkan pemodelan yang dilakukannya, kasus Covid-19 di Indonesia berpotensi meningkat menjadi 500.000 pada akhir tahun.

Editor: Suyanto
SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyematkan lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya pada istri almarhum Rudy Ermawan, mantan Kepala Bappeda Jatim yang meninggal akibat covid-19, Puji Astuti, di Gedung Negara Grahadi, Kamis (13/8/2020). 

 SURYA.co.id I JAKARTA - Angka kasus covid-19 di Tanah Air terus bertambah. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 hingga 31 Agustus 2020, akumulasi kasus positif Covid-19 mencapai 174.796 kasus. Angka ini bertambah 2.743 kasus dalam 24 jam.

Provinsi DKI Jakarta dilaporkan sebagai provinsi dengan penambahan kasus positif harian terbanyak yaitu 1.049 kasus. Adapun akumulasi kasus positif di DKI Jakarta mencapai 40.086 kasus atau tertinggi dibandingkan provinsi lainnya di Indonesia .

Ledakan kasus Akhir pekan lalu, Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan rekor penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 3.003 orang dalam 24 jam terakhir pada Jumat (28/8/2020).

Dua hari kemudian atau pada Minggu (30/8/2020), giliran Provinsi DKI Jakarta yang melaporkan rekor penambahan kasus positif sebanyak 1.094 kasus dalam sehari.

Itu berarti, dalam dua hari terakhir terdapat penambahan lebih dari 1.000 kasus di Provinsi DKI Jakarta. Pemprov DKI pun mengaitkan penambahan kasus di atas 1.000 ini dengan tingginya mobilitas masyarakat saat libur panjang pekan sebelumnya.

"70 persen kasus positif pada hari ini adalah kasus yang diambil spesimennya pada tanggal 24 dan 25 Agustus 2020. Jika dihitung mundur, masa inkubasi tersering adalah enam hari, lalu pasien mengakses pemeriksaan PCR 1-2 hari. Maka periode penularan tertinggi terjadi pada 16-17 Agustus 2020," jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Dwi Oktavia, Minggu.

Meski demikian, bukan berarti potensi ledakan kasus Covid-19 tidak akan terjadi lagi pada masa mendatang. Apalagi, Pemprov DKI berencana mengoperasikan kembali bioskop di tengah situasi pandemi yang belum menurun.

Epidemiolog Universitas Indonesia Syahrizal Syarif menuturkan, tanpa adanya kewaspadaan dari masyarakat, maka situasi penularan Covid-19 di tengah masyarakat pun berpotensi lebih mengkhawatirkan ke depannya.

Bahkan, berdasarkan pemodelan yang dilakukannya, kasus Covid-19 di Indonesia berpotensi meningkat menjadi 500.000 pada akhir tahun.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved