Breaking News:

Travel

Penyu di Kabupaten Malang Terancam Punah, Sampah Wisatawan Jadi Penyebabnya

Sayangnya, hidup penyu kini tak seperti dulu karena terancam punah. Sampah plastik di laut jadi penyebab.

surya.co.id/erwin wicaksono
Anak penyu di Pantai Bajulmati Kabupaten Malang 

SURYA.CO.ID, MALANG - Penyu dikenal mempunyai durasi usia yang panjang.

Hewan ini pun bisa hidup hingga ratusan tahun.

Sayangnya, hidup penyu kini tak seperti dulu karena terancam punah.

Sampah plastik di laut jadi penyebab.

"Tiap tahun ada saja penyu mati akibat memakan plastik," kata Ketua Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC), Saturi ketika ditemui di Pantai Bajulmati.

Pernyataan Saturi itu didasarkan temuannya ketika membedah perut penyu yang mati di Pantai Bajulmati.

Setelah dibedah, penyu tersebut dimakamkan di salah satu area Pantai Bajulmati.

"Sebelum dikubur dibedah. Untuk mengeluarkan sampah-sampahnya," ujar Saturi.

Saturi memperingatkan agar wisatawan di Pantai Bajulmati tidak bertindak ceroboh.

Ia meminta wisatawan sadar bahaya sampah plastik.

Anak penyu di Pantai Bajulmati Kabupaten Malang
Anak penyu di Pantai Bajulmati Kabupaten Malang (surya.co.id/erwin wicaksono)

Karena dengan membuang sampah sembarangan di pantai, sama saja berpeluang membunuh seekor penyu.

"Jangan membuang sampah plastik sembarangan. Buanglah pada tempat sampah. Kita terus edukasikan ini," beber Saturi.

Selain sampah plastik, Saturi meminta wisatawan tak membuat api unggun di sembarang tempat.

Karena dikhawatirkan ada telur penyu di dalam pasir.

"Kami saat ini berupaya untuk selalu melakukan edukasi agar masyarakat memahami," jelas Saturi.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved