Virus Corona di Blitar

Di Kota Blitar, Jumlah Sekolah yang Ikut Uji Coba Belajar Tatap Muka Bertambah, Ada 24 Lembaga

Jumlah sekolah yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka tahap dua lebih banyak dibandingkan pada tahap pertama.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/samsul hadi
Suasana uji coba belajar tatap muka di ruang kelas di SMKN 2 Kota Blitar, Senin (31/8/2020). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Sebanyak 24 lembaga pendidikan tingkat SMA dan SMK di wilayah Blitar Raya mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka tahap dua mulai Senin (31/8/2020) sampai 12 September 2020.

Jumlah sekolah yang mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka tahap dua lebih banyak dibandingkan pada tahap pertama.

Uji coba pembelajaran tatap muka tahap pertama hanya diikuti tiga sekolah saja.

"Uji coba tahap pertama hanya diikuti tiga sekolah di wilayah Kota Blitar. Untuk uji coba tahap dua ini diikuti 24 sekolah, baik dari wilayah kota maupun kabupaten," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jatim Wilayah Kota/Kabupaten Blitar, Ramli, Senin (31/8/2020).

Ramli mengatakan, pelaksanaan uji coba tahap kedua ini berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka tahap pertama.

Dari hasil evaluasi, uji coba pembelajaran tahap pertama berjalan lancar.

Dalam uji coba tahap pertama tidak terjadi klaster penyebaran virus Corona atau Covid-19 di sekolah.

Selain itu, untuk wilayah Kabupaten Blitar juga sudah masuk zona oranye penyebaran Covid-19.

Dengan begitu, sekolah di wilayah Kabupaten Blitar juga bisa mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka di tahap dua.

"Hasil evaluasi uji coba pembelajaran tatap muka tahap pertama menjadi pedoman bagi kami untuk melaksanakan uji coba tahap dua. Uji coba tahap pertama berjalan lancar," ujarnya.

Dikatakannya, pada uji coba tahap kedua ini, dinas tetap membatasi tingkat kehadiran siswa maksimal 25 persen dari jumlah keseluruhan siswa di tiap sekolah.

Para siswa yang akan ikut uji coba tahap kedua juga harus mendapat surat izin dari orang tua dan membawa surat bebas Covid-19 bagi siswa dari zona merah.

"Kami tidak memaksa siswa ikut uji coba belajar tatap muka. Kalau orang tua tidak mengizinkan, siswa tetap belajar daring dari rumah," katanya.

Kepala SMKN 2 Kota Blitar, Joko Marsono mengatakan sudah mempersiapkan sarana prasarana penerapan protokol kesehatan untuk ikut uji coba belajar tatap muka di sekolah.

Halaman
12
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved