Breaking News:

Berita Malang Raya

Datangi DPRD, Gabungan 27 Ormas di Kota Malang Nyatakan Menolak Khilafah dan Radikalisme

27 ormas yang tergabung di dalam Ormas Malang Bersatu mendatangi gedung DPRD Kota Malang untuk menyatakan penolakannya terhadap kelompok radikal

suryamalang/rifky edgar
Audiensi antara Ormas Malang Bersatu dengan Ketua DPRD Kota Malang dan TNI/Polri di gedung DPRD Kota Malang, Senin (31/8). 

Laporan wartawan Suryamalang, Rifky Edgar

SURYA.co.id | MALANG - Sebanyak 27 Organisasi Masyarakat (Ormas) yang tergabung di dalam Ormas Malang Bersatu mendatangi gedung DPRD Kota Malang,, Senin (31/8/2020).

Kedatangan mereka tersebut untuk melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika dan perwakilan dari TNI/Polri.

Masing-masing kelompok ormas itu menyampaikan kegundahannya terkait adanya gerakan yang ingin mencoba merongrong persatuan dan kesatuan bangsa.

Mereka menolak dengan tegas adanya golongan radikal, khilafah dan separatisme yang tumbuh subur Indonesia.

Oleh karenanya, mereka ingin mengantisipasinya dengan cara bersinergi dengan TNI/Polri untuk menindak tegas kelompok separatisme, radikalisme dan khilafah tersebut.

"Konflik intoleransi sudah merebak, kami tidak ingin seperti itu. Kami ingin jaga Malang atar tercipta kondusivitas," ucap Dersi Hariona dari Barisan Kader Gusdurian Malang.

Dia menyampaikan, bahwa apa yang dilakukan oleh Ormas Malang Bersatu ini ialah bertujuan untuk mempererat persatuan dan kecintaan terhadap NKRI.

Mereka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu, sekaligus menolak paham di luar ajaran Pancasila.

Selain itu, Ormas Malang Bersatu juga meminta adanya sebuah Perda yang di dalamnya mengatur tentang gerakan radikal.

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved