Berita Surabaya

BERITA SURABAYA Hari ini Populer: Risma Ungkap Pemadaman Ruko Jalan Kranggan & Update Covid-19

Berita Surabaya Populer hari ini Senin (31/8/2020): Wali Kota Risma jelaskan proses pemadaman ruko Jalan Kranggan dan update Covid-19

Humas Pemkot Surabaya dan ist
Kolase Berita Surabaya Populer hari ini, Senin (31/8/2020): Wali Kota Tri Rismaharini dan kebakaran ruko di Jalan Kranggan 

Penulis: Alif Nur | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.CO.ID - Berikut rangkuman Berita Surabaya Populer hari ini Senin (31/8/2020) di antaranya kronologi pemadaman ruko di Jalan Kranggan, Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menjelaskan proses pemadaman ruko elektronik yang berlangsung selama dua jam.

Diketahui, satu keluarga terdiri dari lima orang menjadi korban tewas akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, ada juga berita lainnya terkait update Covid-19 di Surabaya yang mengalami penurunan kurva.

Berikut Berita Surabaya Populer hari ini selengkapnya.

1. Walikota Risma Ungkap Proses Pemadaman Ruko Jalan Kranggan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedik Irianto memberi penjelasan terkait kebakaran toko elektronik di Jalan Kranggan Surabaya, Minggu (30/8/2020).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedik Irianto memberi penjelasan terkait kebakaran toko elektronik di Jalan Kranggan Surabaya, Minggu (30/8/2020). (Foto:humas pemkot surabaya)

Kebakaran toko elektronik di Jalan Kranggan Surabaya yang menewaskan lima orang sekeluarga, Minggu (30/8/2020), menjadi duka mendalam bagi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Selain itu Risma mengungkapkan bahwa petugas Pemadam Kebakaran (PMK) sudah bekerja maksimal, termasuk datang tepat waktu di lokasi kebakaran. 

"Kita juga sudah kerahkan 22 unit mobil pemadam kebakaran, proses pemadamannya pun tidak sampai dua jam," kata Risma, Minggu (30/8/2020) malam. 

Menurut Walikota perempuan pertama di Surabaya ini, dalam analisa yang dilakukan, personel PMK sudah tiba di lokasi dalam waktu lima menit.

Hal Itu bahkan disebutnya lebih cepat dari standar tujuh menit yang menjadi batas maksimal personel PMK harus tiba di lokasi. 

Peralatan pun sudah dibawa lengkap. Selain unit mobil damkar, petugas penjinak api juga sudah membawa bronto skylift, kendaraan khusus untuk menyemprot dari ketinggian. 

Diakuinya, sebenarnya kebakaran ini tak terbilang berat. Namun, karena asapnya yang tebal dan tidak ada sirkulasi udara, sehingga asap tidak bisa keluar. 

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved