Breaking News:

Virus Corona di Tuban

Acara Dangdutan di Kabupaten Tuban Abaikan Protokol Kesehatan, Pemkab Mengaku Kecolongan

Kondisi itu tentu disayangkan mengingat Kabupaten Tuban masih zona merah penyebaran covid-19.

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Titis Jati Permata
Foto Istimewa
Foto capture video dangdut yang beredar tanpa memperhatikan protokol kesehatan, di Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Minggu (30/8/2020) malam. 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Sebuah acara dangdut di tempat terbuka mengabaikan protokol kesehatan viral di dunia maya.

Acara tersebut terjadi di Dusun Selang, Desa Jadi, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Minggu (30/8/2020), malam.

Tampak masyarakat yang menonton berjoget ria berkerumun satu sama lain.

Ada juga yang berjoget ramai-ramai di atas panggung hiburan di tengah-tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Kondisi itu tentu disayangkan mengingat Kabupaten Tuban masih zona merah penyebaran covid-19.

Pemkab pun mengaku kecolongan atas kejadian tersebut, yang sudah terlanjur viral.

"Kita tentu kecolongan atas kejadian dangdut yang mengabaikan protokol kesehatan tersebut," kata Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, Senin (31/8/2020).

Dia menjelaskan, masyarakat memang masih bandel, apakah kegiatan berizin atau tidak belum diketahui.

Tapi kalau sudah ada petugas atau pemdes di situ berarti ada kekeliruan, kalau itu sampai ada rekomendasi, itu salah.

Untuk itu, pihaknya akan mengklarifikasi ke petugas yang datang, melalui satuannya masing-masing.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved