Breaking News:

Fashion

Desainer Sofira Asianda Refleksikan Seni Bela Diri Kuntao Dalam Busana

Desainer Sofira Asianda merefleksikan seni bela diri Kuntao ke dalam busana yang dia desain dan dipamerkan di Surabaya Fashion Designer Award 2020

surabaya.tribunnews.com/christine ayu nurchayanti
Desainer Sofira Asianda saat mempersiapkan busananya dalam gelaran Surabaya Fashion Designer Award 2020 di Tunjungan Plaza Surabaya, Minggu (30/8/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kuntao merupakan seni bela diri yang diciptakan oleh komunitas Tionghoa di Asia Tenggara khususnya Kepulauan Melayu.

Oleh desainer asal Surabaya, Sofira Asianda, kesenian ini direfleksikan dalam busana ready to wear yang ia pamerkan dalam gelaran Surabaya Fashion Designer Award 2020.

"Tema yang diangkat kali ini tentang bela diri. Jadi bagaimana memasukkan unsur tersebut dalam busana ready to wear untuk wanita," ungkapnya saat ditemui di Tunjungan Plaza Surabaya, Minggu (30/8/2020).

Menurutnya, kuntao merupakan bela diri yang menarik. Sayanganya, tidak sepopular seni bela diri yang lain seperti karate atau pencak silat.

"Di Indonesia sendiri, kuntao tidak begitu booming ya. Diterapkannya oleh masyarakat di kawasan Kalimantan," katanya.

Untuk merefleksikannya, Fira mengusung busana casual padupadan celana longgar, atasan, serta outer. Untuk detail, ia banyak menggunakan unsur tali yang identik dengan sabuk bela diri.

"Atasannya saya pilih blouse yang ada aksen-aksen tali seperti pada kerah, pergelangan tangan, dan outer," urainya.

Sementara, outer ia desain dengan potongan asimetris yang memberi statement yang menarik. Begitu juga celana sleeve longgar yang diberi detail layer yang bisa diikat ke depan atau belakang.

Menariknya, ia menghadirkan unsur kain Nusantara yakni tenun berwarna gelap dengan detail motif beberapa warna seperti abu-abu dan oranye.

"Saya pilih lurik karena menarik dan warnanya juga cocok seperti yang saya inginkan. Motifnya juga geometris yang menonjolkan kegetasan," Fira menguraikan.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved