Breaking News:

Berita Bisnis

Bank Indonesia Tambah Kuota Penukaran Uang Baru Rp 75.000, Bisa Kolektif atau Daftar di Sini

Kuota per harinya akan dilipatgandakan dari penukaran sesi pertama pada 17 Agustus 2020 lalu.

Foto Istimewa
Uang kertas baru pecahan Rp 75.000 yang diluncurkan sebagai peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 75. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Bank Indonesia (BI) kembali membuka pendaftaran penukaran uang peringatan kemerdekaan (UPK) pecahan Rp 75.000 untuk individu secara daring mulai Kamis (27/8/2020) hari ini.

Kepala Departemen Pengelolaan Uang BI, Marlison Hakim, menjelaskan, Dewan Gubernur BI telah memutuskan untuk mempercepat dan memperluas peredaran UPK.

Untuk itu, kuota per harinya akan dilipatgandakan dari penukaran sesi pertama pada 17 Agustus 2020 lalu.

"Dewan Gubernur BI sudah putuskan bahwa akan mempercepat dan memperluas peredaran UPK lewat penukaran. Oleh karena itu, kami akan menambah kuota untuk penukaran setiap hari dengan tetap menjaga protokol kesehatan," jelas Marlison, Rabu (26/8/2020).

Sebelumnya, kuota penukaran per hari di kantor BI di Jakarta ditetapkan sebesar 300 lembar.

Dengan penambahan kuota tersebut, maka mulai besok penukaran individu di kantor pusat menjadi 600 lembar.

Untuk kantor cabang di daerah kuota juga dinaikkan dari 150 lembar UPK sehari menjadi 300 lembar.

Penambahan kuota dilakukan agar target penukaran individu sebesar 30 ribu per hari dapat tercapai.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Jawa Timur, Difi A Johansyah, dalam Bincang-Bincang Media melalui Webinar Zoom, mengatakan, selain penukaran untuk individu, BI juga telah membuka pendaftaran penukaran secara kolektif sejak 25 Agustus 2020.

"Pendaftaran kolektif ini untuk mengakomodasi antusias masyarakat yang ingin mendapatkan UPK75," kata Difi.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved