Breaking News:

Berita Lamongan

Tanpa Tersangka, Perhutani Limpahkan Kasus Pencurian Kayuke Polres Lamongan

Pembalakan itu masuk Dusun Ngampel, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng, dan dilimpahkan oleh petugas Perhutani

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya/hanif manshuri
Barang bukti belasan kayu hasil jarahan di lahan perhutani yang ditinggalkan pelakunya. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kasus illegal loging kembali terjadi di wilayah Kecamatan Sambeng Lamongan. Polres Lamongan harus menangani perkara pembalakan dengan barang bukti 17 batang kayu sono dari kawasan hutan petak 53 RPH Kedungwangi, BKPH Mantup, KPH Mojokerto tetapi tanpa ada tersangka.

Pembalakan itu masuk Dusun Ngampel, Desa Nogojatisari, Kecamatan Sambeng, dan dilimpahkan
petugas Perhutani, Siswoko (48), Polhutmob di jalan HOS. Cokroaminoto 31 Mojokerto.

Penyerahan perkara dan barang bukti itu tanpa ada tersangka, karena saat ditemukan oleh petugas Perhutani, pelakunya sudah kabur. "Sedang ditangani petugas setelah ada pelimpahan dari pelapor pihak Perhutani, " kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun, Rabu (26/8/2020).

Terungkapnya kasus ini bermula saat pelapor mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa di petak 53 RPH Kedungwangi telah terjadi pencurian kayu. Siswoko bersama dua anggotanya pun bergerak cepat ke lokasi.

Di sana, petugas melihat ada truk warna merah L 8904 UE yang diparkir d dalam hutan. Saat didekati oleh petugas, tidak ditemukan pengemudinya, tetapi sekitar 50 meter dari tempat parkir truk ditemukan tunggak kayu sono sebanyak 17 batang.

Kayu hasil curian dengan berbagai ukuran itu tercecer di atas tanah dan belum dinaikkan ke atas truk. Lantas truk dan 17 kayu gelondongan seberat total 1,51 meter kubik itu diamankan di Pos PTM 01 RPH Kedungwangi.

Kalau ditotal, barang bukti kayu sono itu bernilai sebesar Rp 9 juta lebih. Penjarahan dalam kawasan hutan secara tidak sah ini bisa dijerat Pasal 82 ayat (1) huruf c jo pasal 12 huruf c UU RI nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved