Algojo DM Sholat Istikharah Sebelum Bunuh Bos Pelayaran, Diminta Orang Kiriman Anak Guru Spiritual

Seorang algojo yang membunuh bos pelayaran dengan lima kali tembakan, Dikky Mahfud mengaku Sholat Istikharah dahulu sebelum mengeksekusi korban.

Editor: Iksan Fauzi
Warta Kota/Nur Ichsan
Petugas kepolisian melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan bos perusahaan ekspedisi PT Dwi Putra Tirtajaya, Sugianto, di Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (25/8/2020). Sebanyak 8 adegan dari 44 adegan dilakukan dalam rekonstruksi di lokasi tersebut. Pembunuhan itu diotaki oleh seorang perempuan berinisial NL yang merupakan karyawan korban sendiri. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Seorang algojo yang membunuh bos pelayaran dengan lima kali tembakan, Dikky Mahfud mengaku Sholat Istikharah dahulu sebelum mengeksekusi korban.

Sebenarnya, algojo Dikky Mahfud awalnya menolak permintaan pria berinisial RS untuk membunuh bosa pelayaran bernama Sugoanto (51) lantaran mengaku sudah tobat.

Namun, keesokan harinya, pria berinisial RS mendatangi Dikky lagi. Kali ini, ia mengaku bahwa yang memintanya membunuh Sugianto adalah Nur Luthfiah alias NL (34).

Kepada Dikky, RS mengatakan bahwa, Nur Luthfiah alias NL merupakan anak guru spitirual algojo Dikky Mahfud.

Untuk meyakinkan Dikky, RS mengatakan Nur Lutfiahlah nantinya yang akan menjadi penerus guru spiritual Dikky.  

Berikut proses Dikky awalnya menolak kemudian mengiyakan untuk membunuh bos pelayaran di Kelapa Gading, Jakarta Utara dari rekonstruksi yang digelar polisi pada Selasa (25/8/2020).

Tangkap 12 orang

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kanan) bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah), Kapolres jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko, menunjukkan barang bukti kasus penembakan pengusaha bos ekspedisi di Halaman Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020). Polisi menangkap 12 pelaku penembakan maut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menewaskan pengusaha pelayaran Sugianto (51). Penembakan maut tersebut diotaki oleh karyawati korban bernama NL(34) akibat sakit hati.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana (kanan) bersama Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (tengah), Kapolres jakarta Utara Kombes Pol Sudjarwoko, menunjukkan barang bukti kasus penembakan pengusaha bos ekspedisi di Halaman Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2020). Polisi menangkap 12 pelaku penembakan maut di Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang menewaskan pengusaha pelayaran Sugianto (51). Penembakan maut tersebut diotaki oleh karyawati korban bernama NL(34) akibat sakit hati. (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)

Polisi berhasil menangkap 12 tersangka yang terlibat dalam kasus pembunuhan ini.

Para tersangka itu ditangkap polisi pada 21 Agustus di sejumlah lokasi berbeda.

Otak di balik pembunuhan ini tak lain adalah karyawati korban yang bekerja sebagai admin keuangan.

Tersangka bernama Nur Luthfiah yang sudah bekerja dengan Sugianto sejak 2012 lalu.

Menurut polisi, motif pembunuhannya adalah karena Nur sakit hati akibat sering dimarahi dan dilecehkan korban.

Bahkan juga pernah diajak untuk bersetubuh.

Jika tak mau, ia disebut-sebut korban sebagai perempuan tak laku.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved