Breaking News:

Berita Surabaya

Soal Distribusi Pupuk Bersubsidi, Ini Permintaan DPRD Jatim pada Kementerian Pertanian

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Subianto, pada prinsipnya mendukung adanya program penyaluran tersebut.

surya.co.id/bobby kolloway
Anggota Komisi B DPRD Jatim Subianto 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPRD Jawa Timur menilai Kebijakan Kementerian Pertanian soal distribusi pupuk membuat para petani kebingungan.

Di antaranya, pelaksanaan penebusan pupuk bersubsidi hanya dengan menggunakan kartu tani di bank pemerintah yang telah ditunjuk.

Anggota Komisi B DPRD Jatim, Subianto, pada prinsipnya mendukung adanya program penyaluran tersebut.

Namun, program ini sebaiknya menyesuaikan kondisi di daerah.

Pihaknya pun mengawatirkan apabila SK Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan itu diterapkan mulai 1 September, akan menimbulkan gejolak di tingkat petani.

“Kami berharap Kementan meninjau kembali atau menunda program ini. Khususnya, bagi petani di Jawa Timur,” tegas Subianto, Selasa (25/8/2020).

Menurutnya, program ini tidak relevan dengan kondisi saat ini, mengingat belum semua petani memiliki Kartu Tani.

"Apalagi bulan Oktober depan sudah mulai masuk Masa Tanam 1. Apabila dipaksakan, akan terjadi gejolak sosial, apalagi menjelang Pilkada Desember 2020,” sebutnya.

Selain itu, syarat dikeluarkannya kartu tani juga Masih menimbulkan polemik. Sebab, harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Di antaranya, kepemilikan lahan sesuai rencana definitif kebutuhan kelompok (E-RDKK).

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved