Breaking News:

Berita Pasuruan

Antisipasi Politik Uang di Pilwali Kota Pasuruan, Bawaslu Tempeli Stiker Penolakan di Rumah Warga

Bawaslu Kota Pasuruan terus melakukan upaya untuk menekan dan mengantisipasi money politic selama Pilwali Kota Pasuruan 2020.

SURYA.CO.ID/Galih Lintartika
Petugas Bawaslu dan warga memperlihatkan stiker anti politik dalam Pilwali Kota Pasuruan 2020, Selasa (25/8/2020). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pasuruan terus melakukan upaya untuk menekan dan mengantisipasi money politic selama Pilwali Kota Pasuruan 2020.

Salah satunya, meminta masyarakat untuk paham tentang politik uang karena itu tidak diperkenankan dan melanggar undang-undang.

Ketua Bawaslu Kota Pasuruan, Moh Anas menjelaskan, pihaknya menempelkan stiker yang bertuliskan "Keluarga Ini Menolak Politik Uang" di rumah keluarga yang secara sadar siap dan tidak mau menerima politik uang dalam Pilwali Kota Pasuruan 2020.

"Sejauh ini sudah 100 rumah yang secara sadar mau dan bersedia menempelkan stiker anti politik uang tersebut," kata Moh Anas, Selasa (25/8/2020).

Dia nenerangkan, ini akan dilakukan secara berkala dan massif.

Artinya, targetnya adalah masyarakat Kota Pasuruan yang memiliki hak pilih sudah sadar dan tidak menerima praktik politik uang.

"Ke depan, saya juga akan koordinasi dengan sejumlah pengurus parpol untuk membantu mensukseskan pilwali tanpa politik uang," jelas dia.

Menurut Anas, potensi politik uang di tengah pandemi Covid-19 ini sangat tinggi. Maka dari itu, pihaknya akan terus mewaspadai sekaligus mengawasi praktik-praktik seperti ini.

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved