Breaking News:

Pilwali Blitar 2020

Pasca Rekom PKB, PPP Putuskan Gabung PDIP dan Gerindra Usung Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020

Sikap politik DPC PPP Kota Blitar berubah, pasca keluarnya rekomendasi dari PKB untuk pasangan Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - DPC PPP Kota Blitar akhirnya memutuskan ikut berkoalisi dengan PDIP dan Partai Gerindra mengusung pasangan calon wali kota-calon wakil wali kota, Santoso-Tjutjuk Sunario di Pilwali Blitar 2020.

Sikap politik DPC PPP Kota Blitar berubah, pasca keluarnya rekomendasi dari PKB untuk pasangan Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto di Pilwali Blitar 2020.

Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaidi mengatakan PPP yang memiliki tiga kursi di DPRD Kota Blitar berencana mengusung calon wakil wali kota di Pilwali Blitar.

Awalnya, PPP akan merekomendasi kader sendiri, yaitu, Nuhan Eko Wahyudi, sebagai calon wakil wali kota di Pilwali Blitar 2020.

PPP juga sudah berkomunikasi dengan calon wali kota yang diusung DPC PKB Kota Blitar, Henry Pradipta Anwar. Tetapi, rekomendasi dari PKB turun satu paket untuk pasangan Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto.

Posisi wakil untuk calon wali kota dari PKB sudah diisi Yasin Hermanto yang merupakan Ketua Tanfidz DPC PKB Kota Blitar. Dengan begitu, Nuhan yang awalnya digadang menjadi calon wakil wali kota dari PPP tidak mendapat pasangan.

"Awalnya, rekomendasi PPP akan diberikan ke Pak Nuhan, tapi karena tidak dapat gandengan akhirnya kami ke Pak Tjutjuk, yang menjadi calon wakil dari calon wali kota Santoso yang diusung PDIP di Pilwali Blitar 2020," kata Agus Zunaidi, Senin (24/8/2020).

Dikatakannya, sikap politik PPP untuk mendukung pasangan Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020 itu sudah melalui musyawarah internal partai.

Menurutnya, hampir 95 persen suara internal partai mulai tingkat ranting, PAC, dan DPC menghendaki ikut mengusung pasangan Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020.

"Pak Tjutjuk juga ikut mendaftar dalam penjaringan bakal calon wali kota-bakal calon wakil wali kota di DPC PPP Kota Blitar. Pak Tjutjuk masuk satu dari empat nama pendaftar yang kami usulkan ke DPP melalui DPW untuk mendapat rekomendasi dari PPP di Pilwali Blitar 2020," ujarnya.

Untuk itu, Agus memastikan rekomendasi PPP di Pilwali Blitar 2020 akan diberikan kepada Tjutjuk, sebagai calon wakil wali kota yang berpasangan dengan calon wali kota dari PDIP, Santoso.

"Dari DPW juga sudah mengerucut ke Pak Tjutjuk. Rekom-nya masih proses, perkiraan satu dua hari lagi sudah turun," katanya.

Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Syahrul Alim mengatakan sudah berkomunikasi dengan DPC PPP Kota Blitar untuk membangun koalisi menghadapi Pilwali Blitar.

Menurutnya, dari hasil komunikasi, sekitar 90 persen sudah bisa dipastikan PPP akan bergabung dengan PDIP dan Partai Gerindra untuk mengusung pasangan Santoso-Tjutjuk di Pilwali Blitar 2020.

"Komunikasi dengan PPP sudah hampir deal, sekitar 90 persen dipastikan PPP akan bergabung dengan PDIP dan Partai Gerindra di Pilwali Blitar 2020," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved