Breaking News:

Berita Malang Raya

Tak Terima Hasil Verfak, KPU Malang Persilakan Malang Jejeg Menggugat

KPU mempersilakan Malang Jejeg menggugat hasil sidang pleno verifikasi faktual (verfak) karena itu tidak mencederai hak konstitusional.

surya.co.id/erwin wicaksono
Suasana sidang pleno verifikasi dukungan calon perseorangan di Gedung DPRD Kabupaten Malang pada Jumat (21/8/2020) malam. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Penolakan Tim Malang Jejeg pendukung Heri Cahyono (Sam HC) terhadap hasil sidang pleno verifikasi dukungan calon perseorangan, Jumlat (21/8/2020), ditanggapi pihak KPU Kabupaten Malang.

KPU mempersilakan Malang Jejeg menggugat hasil sidang pleno verifikasi faktual (verfak) itu karena hal itu tidak mencederai hak konstitusional.

"Hasil rekap memang sudah. Namun belum selesai untuk mereka (Malang Jejeg). Karena masih bisa menggunakan haknya untuk mengajukan sengketa hasil dan prosesnya bisa ditujukan kepada Bawaslu," terang Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini ketika dikonfirmasi, Minggu (23/8/2020).

KPU membantah tudingan tidak melakukan verifikasi, sebagaimana yang dipertanyakan kubu Heri Cahyono.

"Verifikasi perbaikan ini prinsipnya kewajiban untuk menghadirkan dukungan ada di LO (Liaison Officer). Lalu kami wajib memverifikasi dukungan yang dihadirkan oleh LO, atau dukungan yang didatangkan pada kantor PPS (Panitia Pelaksana Pemilu)," beber Anis.

Anis menegaskan, dukungan yang tidak dilakukan verfak merupakan yang tidak lolos verifikasi administrasi. "Kalau ada yang belum diverfak, artinya itu dukungan yang tidak memenuhi syarat. Pasalnya kami secara regulasi memverifikasi dukungan yang dihadirkan LO," tegas Anis.

Bersikukuh terapkan regulasi, KPU juga menolak permintaan Malang Jejeg perilhal waktu tambahan verfak perbaikan selama 2 hari. "Ketika hasil sudah jelas, kurang dari syarat minimal dukungan hasil rekap yang memenuhi syarat," ucap Anis.

Pasangan bakal calon Bupati Malang jalur perseorangan Heri Cahyono dan Gunadi Handoko dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk ikut Pilkada Malang 2020.

Dari hasil rekapitulasi di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Jumat (22/8/2020), Sam HC-Gunadi hanya mengantongi 115.000 dukungan valid. Padahal syarat minimal maju di Pilkada Malang adalah mengantongi sebanyak 129.769 dukungan. ***

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved