Breaking News:

Berita Banyuwangi

Atraksi Seni Budaya Jadikan Hotel-Hotel Banyuwangi Tetap Full-Booked

Staycation menjadi pilihan wisatawan yang hanya memiliki waktu berlibur pendek dan kebanyakan terlihat selama long weekend.

Penulis: Haorrahman | Editor: Deddy Humana
Atraksi Seni Budaya Jadikan Hotel-Hotel Banyuwangi Tetap Full-Booked - pariwisata-banyuwangi-2020-1.jpg
surya/haorrahman
Para penari Gandrung mengajak wisatawan menari ketika Hotel Ketapang Indah menggelar atraksi seni budaya, Sabtu (22/8) malam.
Atraksi Seni Budaya Jadikan Hotel-Hotel Banyuwangi Tetap Full-Booked - pariwisata-banyuwangi-2020-2.jpg
surya/haorrahman
Suasana Hotel Ketapang Indah yang menggelar atraksi seni budaya, Sabtu (22/8) malam.

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Kegiatan yang terpusat di penginapan dalam waktu pendek di areal wisata atau Staycation, menjadi trend baru di tengah pandemi Covid-19.

Dan itu menjadi peluang yang ditangkap pelaku wisata ketika wisatawan menikmati masa liburan dengan 'stay' di hotel atau dari hotel satu ke hotel lainnya.

Di Banyuwangi pun, wisatawan memilih staycation dengan berlibur menikmati fasilitas yang ada di hotel. Aktivitas staycation di hotel atau villa dapat berupa pesta di kolam renang, marathon film, memesan makanan dari luar, bermain di taman hotel.

Staycation menjadi pilihan bagi wisatawan yang hanya memiliki waktu berlibur yang pendek dan kebanyakan terlihat selama long weekend.

Banyak wisatawan yang hanya menikmati liburan di hotel-hotel Banyuwangi. Terutama hotel yang memiliki panorama indah. Pemkab Banyuwangi pun meminta agar hotel-hotel memberi fasilitas tambahan berupa atraksi wisata seni budaya.

"Jadi tidak hanya live musik, seni budaya juga harus ditampilkan. Dengan tambahan atraksi wisata seni budaya di hotel, justru akan menjadi pengalaman menarik bagi wisatawan," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Minggu (23/8).

Dengan atraksi itu, menurut Anas, sekaligus memperkenalkan seni budaya Banyuwangi pada wisatawan.

"Kecenderungan ini harus dibaca dengan baik oleh pelaku wisata. Ada wisatawan yang ingin berlibur menikmati alam, kuliner, ada juga yang ingin menghabiskan waktu berlibur di hotel," kata Anas.

Seperti yang dilakukan oleh Hotel Ketapang Indah, Villa Solong, dan Dialoog, Sabtu (22/8) malam. Ketiga hotel tersebut full-booked selama long weekend. Di hotel tersebut digelar pagelaran seni tari budaya lengkap dengan alunan musik tradisi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muhammad Yanuarto Bramuda mengatakan telah meminta hotel-hotel utamanya berbintang tiga ke atas untuk membuat atraksi wisata seni budaya, terutama di akhir pekan.

Atraksi seni budaya tersebut bisa bekerja sama dengan sanggar-sanggar seni yang ada di Banyuwangi. "Dengan cara ini sekaligus mengerek perekonomian para pelaku seni," kata Bramuda.

Ini juga akan semakin meningkatkan program “Rebound Banyuwangi” sebagai upaya memulihkan kembali ekonomi lokal dari dampak pandemi Covid-19 melalui sektor pariwisata.

"Tambahan atraksi wisata ini, selain menjadi pengalaman yang menarik bagi wisatawan juga untuk menghidupi para pelaku seni yang merupakan bagian dari pariwisata," tambah Bramuda. ***

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved