Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

2.000 Warga Jatim di Jabodetabek Dapat Jaring Pengaman Sosial Lagi dari Gubernur Khofifah

Gubernur Khofifah kembali menyerahkan bantuan pangan Jaring Pengaman Sosial bagi warga Jawa Timur yang tinggal di Jabodetabek

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan pangan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap II dan III bagi warga Jatim yang tinggal di kawasan Jabodetabek, di Kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, Sabtu (22/8/2020). 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa kembali menyerahkan bantuan pangan Jaring Pengaman Sosial (JPS) tahap II dan III bagi warga Jawa Timur yang tinggal di kawasan Jabodetabek.

Penyerahan itu dilakukan di Kantor Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, Sabtu (22/8/2020).

Secara simbolis bantuan pangan JPS diserahkan Gubernur Khofifah pada sekitar 50 warga Jatim yang tinggal di kawasan Jabodetabek.

Gubernur Khofifah mengatakan, total untuk tahap dua dan tiga penyerahan bantuan JPS kali ini diterimakan untuk 2.000 warga Jatim yang berdomisili di Jabodetabek.

"Dalam anggaran APBD, memang kami anggarkan bantuan JPS selama tiga bulan bagi warga Jatim yang ada di Jabodetabek. Kali ini kami rapel untuk tahap dua dan tiga dan jumlahnya memang lebih banyak dari yang sebelumnya," kata Gubernur Khofifah.

Ia mengatakan, bahwa setiap penerima bantuan akan mendapat dana sebesar Rp 400.000 dan satu paket sembako yang berisi 5 kg beras, 1 kg gula pasir, 1 liter minyak goreng, 10 bungkus mie instan serta 1 buah dompet berisi masker, vitamin C dan hand sanitizer.

Khofifah juga menyebutkan, bahwa JPS ini berupaya menjangkau warga masyarakat Jatim yang ada di Jabodetabek yang terdampak covid-19.

Meski ini merupakan penyerahan JPS tahap akhir, namun Khofifah mempersilakan jika ada warga ber-KTP Jatim di Jabodetabek yang belum menerima bantuan ini bisa melapor di radar bansos melalui website penanganan covid-19 Jatim. Mereka akan tetap diakomodir.

Sebelumnya di tahap satu, bantuan JPS bagi warga ber-KTP Jawa Timur yang ada di Jabodetabek, bansos sudah diserahkan untuk sebanyak 1.895 keluarga penerima manfaat.

Bantuan tersebut diberangkatkan langsung dari Gedung Negara Grahadi ke Jakarta dan diserahkan door to door kepada keluarga penerima manfaat.

Sementara itu Kalaksa BPBD Provinsi Jawa Timur, Suban Wahyudiono mengatakan, bahwa tahap satu jaring pengaman sosial sudah di berikan Pemprov Jatim untuk 665.000 keluarga penerima manfaat di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.

"Di tahap dua untuk KPM yang ada di Jatim nanti juga akan diserahkan dengan jumlah penerima yang sama dengan penerima sebelumnya. Saat ini progresnya sudah 190 ribu KPM. Sedangkan untuk tahap ketiga baru di Ngawi, sebanyak 10.000 KPM," tegasnya.

Selain memberikan bantuan kepada warga Jatim terdampak covid-19 di 38 kabupaten/kota di Jatim, kemudian memberikan bantuan bagi warga luar provinsi Jatim yang berdomisili di Jatim, Pemprov Jatim juga memberikan bantuan untuk warga Jatim yang berdomisili di Jabodetabek.

"Terbanyak untuk JPS kami untuk yang ada di Surabaya dengan nilai Rp 27 miliar, lalu untuk Kabupaten Sidoarjo senilai Rp 41 miliar dan untuk Kabupaten Gresik senilai Rp 22 miliar," kata Suban.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved