Breaking News:

Properti

Fortune Kembangkan Perumahan di Sidoarjo dan Surabaya Barat untuk Tambah Revenue di Tengah Pandemi  

Perseroan PT Fortune Mate Indonesia (Tbk) mengakui kinerja perusahaan di semester I ini terimbas dengan pandemi covid 19.

surya.co.id/sri handi lestari
Jajaran komisaris dan direksi FMII saat publik expose kinerja tahun 2019 dan progres kinerja di kuartal I tahun 2020.  

SURYA.co.id | SURABAYA - Perseroan PT Fortune Mate Indonesia (Tbk) mengakui kinerja perusahaan di semester I ini terimbas dengan pandemi covid 19.

Karena itu pihaknya mengambil strategi dengan menjual dan mengembangkan hunian rumah tapak atau housing.

Agustinus Sunarto, Sekretaris Perusahaan berkode FMII ini mengatakan, proyek housing yang sudah berjalan adalah perumahan Juanda Land di kawasan Sedati, Sidoarjo.

"Saat ini kami siapkan 40 unit dan sudah laku tiga unit. Harga di sekitar Rp 800 jutaan," kata Agustinus saat publik expose, Rabu (19/8/2020).

Selain di tempat tersebut, pihaknya juga masih terus menjual produk pergudangan di kawasan Tambak Sawah, Waru, Sidoarjo dan Pergudangan Romokalisari, di Surabaya Barat.

Diakui Agustinus, pandemi membuat penjualan pergudangan melambat. Tapi pihaknya optimis bisa kembali bergairah, mengingat industri sudah mulai bangkit pada Juli - Agustus 2020 ini.

"Di tahun ini juga, kami melakukan persiapan pengembangan lahan untuk perumahan di kawasan Benowo, Surabaya Barat. Termasuk persiapan jembatan fly over - nya," ungkap Agustinus.

Meski mengembangkan housing, FMII masih  mengandalkan proyek pergudangan. Dengan komposisi penjualan gudang sebesar 70 persen, dan 30 persen disumbang oleh proyek perumahan.

Sementara itu dalam laporannya kinerja FMII pada kuartal I/2020 tercatat sebesar Rp19,5 miliar atau turun 32,3 persen dibandingkan kuartal I/2019 sebesar Rp 28,8 miliar.

Akibatnya laba komprehensif pada kuartal I/2020 tercatat Rp268 juta atau turun 97,56 persen dari periode sama 2019.

Sedangkan sepanjang tahun 2019, FMII mencatatkan penjualan sebesar Rp84,250 miliar atau naik 94,87 persen dibandingkan 2018.

Meski begitu kinerja laba komprehensif pada 2019 tercatat hanya Rp2,72 miliar atau turun 54,05 persen dibandingkan 2018 yakni Rp5,92 miliar.

Dari kinerja penjualan tersebut, ditopang oleh tiga proyek unggulan yakni proyek pergudangan Fortune Business Industrial Park, Fortune Romokalisari, serta proyek housing klaster Palm Oasis dan The Green Tamansari.
  

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved