Breaking News:

Berita Blitar

Polisi Lakukan Penyekatan di Perbatasan, Halau Anggota PSHT dari Luar Kota Masuk ke Blitar

Polres Blitar Kota menyiapkan pengamanan pelaksanaan pengesahan warga baru perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayahnya

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Samsul Hadi
Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela memimpin rapat koordinasi pengamanan pengesahaan warga baru PSHT Cabang Blitar. 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Polres Blitar Kota menyiapkan pengamanan pelaksanaan pengesahan warga baru perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di wilayahnya.

Polres melakukan penyekatan di perbatasan untuk menghalau warga PSHT dari luar kota masuk ke Blitar.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, pengesahan warga baru PSHT di Blitar akan dilaksanakan pada Jumat (21/8/2020).
Jumlah warga baru yang disahkan di Blitar sebanyak 994 orang.

Pengesahan warga baru PSHT dilakukan di empat lokasi di Blitar. Antara lain di Padepokan PSHT di Kanigoro dan di wilayah Udanawu.
Pengesahan warga baru di Udanawu masuk wilayah hukum Polres Blitar Kota.

"Kami sudah melakukan rakor dengan Polres Blitar terkait pengamanan pengesahan warga baru PSHT. Karena di masa pandemi Covid-19, pelaksanaan pengesahan dibagi di empat lokasi. Awalnya, kami ingin pengesahan dilakukan per rayon," kata Leonard, Kamis (20/8/2020).

Dikatakannya, polisi juga meminta ada pembatasan orang yang hadir di acara pengesahan warga baru PSHT. Orang yang diperbolehkan hadir, yaitu, warga baru yang akan disahkan dan panitia.

"Kami minta pengurus cabang dan ranting tidak ada simpatisan dalam pelaksanaan pengesahan warga baru. Kami juga akan mengawal mereka dari ranting menuju ke lokasi pengesahan," ujarnya.

Selain itu, kata Leonard, polisi juga melakukan penyekatan di wilayah perbatasan untuk menghalau warga PSHT dari luar kota yang masuk ke Blitar.

Penyekatan dilakukan di tiga titik perbatasan. Yaitu, di wilayah Udanawu yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Kediri bagian barat, di wilayah Ponggok yang merupakan perbatasan dengan Kabupaten Kediri bagian timur dan di Wonodadi yang menjadi perbatasan dengan Kabupaten Tulungagung.

"Kalau ada warga dari luar kota yang masuk ke Blitar, kami halau di perbatasan. Kami juga melarang ada konvoi dalam acara pengesahan," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved