Breaking News:

Kecantikan

Pakai Masker Bikin Kulit Wajah Belang? Ini Tips dari Dokter Kecantikan

Memakai masker dalam jangka waktu yang lama, apalagi di tengah terik matahari, bisa membuat kulit wajah terlihat belang. Ini tips dari dokter

surabaya.tribunnews.com/habibur rohman
Langkah perawatan wajah untuk menghilangi belang karena pemakaian masker. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memakai masker dalam jangka waktu yang lama, apalagi di tengah terik matahari, bisa membuat kulit wajah terlihat belang.

Area yang tidak tertutup masker, yakni dahi sampai bawah mata akan cenderung lebih gelap. Padahal, untuk mencegah terpapar covid-19. masker memang tak boleh dilepaskan.

Menurut dokter kecantikan Estine Aesthetic Clinic, dr Cristopher MKes AAAM AIFO-K, hal ini bisa terjadi jika tidak mengoleskan tabir surya.

"Untuk mencegah belang, harus memakai sunscreen atau tabir surya. Ini juga tidak boleh sembarangan, harus memilih SPF yang sesuai. SPF-20 misalnya, hanya bisa melindungi selama 200 menit. Setelah itu harus dioleskan lagi," ungkapnya kepada Surya.

Memakainya pun tidak boleh sembarangan agar tabir surya bisa melindungi secara sempurna. Cristopher menyarankan untuk mengoleskannya merata ke seluruh wajah 30 menit sebelum beraktivitas.

"Meskipun beraktivitas di dalam ruangan, harus tetap memakai sunscreen. Hal ini karena sinar matahari juga masih bisa masuk ke dalam ruangan," urainya.

Apakah sunscreen benar-benar melindungi kulit dari sinar matahari? Ternyata tidak sepenuhnya.

"Tabir surya tidak seratus persen melindungi kulit. Tetap ada celah sinar matahari mengiritasi kulit, meski tidak parah. Kalau ingin lebih aman, bisa sedia payung atau topi," Cristopher mengungkapkan.

Jika wajah sudah terlanjur belang karena tidak rutin mengoleskan tabir surya, maka ia menyarankan untuk melakukan perawatan khusus.

"Kalau terlanjur belang, biasanya kulit sudah mengalami iritasi. Jika terbakar, otomatis harus diredakan terlebih dahulu menggunakan krim anti iritasi," urainya.

Hal itu harus diimbangi dengan memakai krim pelembab atau mosturizer. Lebih baik jika merawat kulit wajah dengan facial atau treatment lain di klinik kecantikan.

"Untuk perawatannya, bisa menggunakan laser ablatif untuk membentuk sel kulit baru yang lebih sehat," ungkapnya.

Jika sudah rutin melakukan facial, Cristopher merekomendasikan perawatan laser karbon yang bisa dilakukan seminggu sekali.

"Kalau belum pernah sama sekali, bisa melakukan perawatan yang basic seperti facial dan mengoleskan krim. Kalau langsung pakai laser karbon, takutnya malah lebih iritasi," tandasnya.

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved