Breaking News:

Berita Kediri

Harapan Bupati Kediri saat Konsultasi Publik Proyek Bandara bersama Kemenhub dan Gudang Garam

Pemerintah Kabupaten Kediri bersama Kementerian Perhubungan menggelar Konsultasi Publik Proyek pembangunan Bandara Kediri bersama Kemenhub.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Parmin
surya.co.id/farid mukarrom
Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno dalam konsultuasi publik terkait proyek Bandara Kediri bersama Kemenhub dan Gudang Garam. 

"Jumlah Lahan tersebut tergolong besar, sehingga bandara ini diharapkan dapat menjadi satu kesatuan sistem pelayanan bandara di Jatim, khususnya menjadi bandara komplementer bandara Juanda," tambah Nafhan.

Kemudian terkait update perkembangan dokumen KPBU, dirinya mengatakan sudah sampai dalam proses finalisasi.

“Berdasar informasi, Gudang Garam saat ini telah mengupayakan penyediaan lahan 370 hektar untuk lahan bandara tahap satu,” jelas Nafhan Syahroni.

Selanjutnya Direktur PT Gudang Garam, Susanto Widyatmoko menjelaskan bahwa proyek bandara udara ini untuk membangun perekonomian dan konektivitas transportasi di Kabupaten Kediri.

“Transportasi udara membantu meningkatkan produktivitas dengan mendorong inovasi dan investasi serta memperbaiki operasi bisnis dan efisiensi," ujar Susanto Widyatmoko.

Melanjutkan Susanto Widyatmoko mengatakan bahwa manfaat dari proyek bandara ini akan menumbuhkan kegiatan Pariwisata di Kabupaten Kediri.

"Layanan transportasi yang nyaman dan cepat, akan lebih banyak mendatangkan wisatawan ke Kediri dan sekitarnya" terang Susanto Widyatmoko Direktur PT Gudang Garam.

Perlu diketahui sebagai informasi bahwa bandar udara baru di Kabupaten Kediri memiliki desain berkelas internasional.  Dibangun dalam tiga tahap melalui skema KPBU dengan waktu kerjasama 50 tahun dan dapat diperpanjang. 

Secara teknis bandar udara ini dapat menampung 1,5 juta orang pertahun di awal pengoperasian dan akan berkembang hingga 10 juta orang pertahun di tahap ultimate.

Bandar Udara Kediri dilengkapi landasan pacu sejauh 3.300 meter sehingga dapat melayani pesawat berbadan lebar kelas 4E. 

Selain itu dalam bandara ini didukung terminal seluas 80 ribu meter persegi, menara air traffic control, terminal kargo, terminal VIP dan penyimpanan pengisian bahan bakar. 

Diharapkan bandara ini dapat ditetapkan sebagai bandara embarkasi haji.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved