Breaking News:

Tips Mengatasi Batuk

Cara Gampang Mengatasi Batuk Akibat Merokok, Kenali Juga Gejala kanker Paru

Silia atau struktur seperti rambut kecil di sepanjang saluran udara kehilangan kemampuannya untuk mendorong bahan dan benda asing keluar dari paru

Shutterstock by 9nong
Ilustrasi orang batuk 

SURYA.co.id - Para perokok rawan mengalami batuk. Ini terjadi karea bahan-bahan kimia rokok kerap tersangkut di tenggorokan dan paru-paru.

Saat merokok, silia atau struktur seperti rambut kecil di sepanjang saluran udara kehilangan kemampuannya untuk mendorong bahan kimia dan benda asing keluar dari paru-paru.

Itu sebabnya, racun tetap berada di paru-paru lebih lama dari biasanya. Hal inilah yang memicu perokok sering mengalami batuk untuk mengeluarkan bahan kimia dari paru-paru.

Batuk pada perokok juga bisa disebabkan karena adanya lendir di tenggorokan.

Batuk yang dialami perokok juga bisa menjadi pertanda kanker paru-paru.

Berikut tanda-tanda batuk yang memicu kanker paru-paru: penurunan berat badan yang tidak disengaja dan tiba-tiba batuk darah nyeri dada konstan.

Batuk yang dialami perokok juga bisa mengakibatkan komplikasi seperti kerusakan tenggorokan, suara parau, gatal dan iritasi pada saluran pernapasan.

Selain itu, penumpukan bahan kimia di paru-paru juga bisa memicu berbagai gangguan seperti radang paru-paru, bronkitis, dan empisema.

Cara mengatasi

Selain menggentikan atau mengurangi intensitas merokok, mengatasi batuk bisa menggunakan perawatan rumahan seperti menggunakan uap minyak kayu putih untuk meredakan gejala batuk.

Riset yang diterbitkan dalam BMC Complementary Alternative Medicine menunjukkan bahan kimia dalam minyak kayu putih efektif untuk mengatasi batuk pada perokok, bronkitis, dan faringitis.

Kondisi ini juga bisa diatasi dengan mengonsumsi teh hijau atau teh kamomil yang memiliki efek relaksasi pada tubuh.

Mengonsumsi madu yang diseduh dengan air panas juga bisa mengurangi iritai pada tenggorokan. Jika batuk yang terjadi sangat intens dan tidak kunjung sembuh, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk menghindari komplikasi.

Editor: Suyanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved