Breaking News:

Apotek Online lifepack

Seberapa Bahayakah Demam Berdarah untuk Si Kecil?

Ketika musim pancaroba datang, berbagai penyakit mulai mengancam, salah satunya demam berdarah.

Adv
Ketika musim pancaroba datang, berbagai penyakit mulai mengancam, salah satunya demam berdarah. 

Ditinjau oleh: dr Irma Lidia

SURYA.CO.ID - Ketika musim pancaroba datang, berbagai penyakit mulai mengancam, salah satunya demam berdarah. Mungkin Ayah dan Bunda sudah sangat familiar dengan penyakit yang satu ini.

Ya, demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan ke manusia melalui gigitan nyamuk.

Umumnya, nyamuk yang menjadi pembawa virus dengue adalah nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.

Beberapa tahun terakhir angka kasus Demam Berdarah terus meningkat. WHO memperkirakan terdapat 100-400 juta infeksi yang terjadi setiap tahunnya di dunia.

Penyakit ini dapat menyerang bayi, anak-anak hingga orang dewasa. Jika parah, penyakit ini dapat berakibat pada kematian.

Tentu demam berdarah bukanlah penyakit yang sepele, terutama jika terjadi pada anak-anak. Demam Berdarah dapat mengakibatkan kematian terutama pada anak-anak yang ditemukan di lebih dari 100 negara.
Epidemi demam berdarah terjadi setiap tahunnya di Amerika, Asia, Afrika, dan Australia.

Selain itu sebuah jurnal dari Indian Journal Critical of Medicine juga menyebutkan bahwa anak-anak yang mengalami demam berdarah dapat mengalami syok yang dapat berakibat pada kematian.

Gejala Demam Berdarah

Terdapat beberapa gejala demam berdarah yang perlu Ayah dan Bunda ketahui.

Menurut dr Irma Lidia, salah satu dokter Lifepack menyebutkan bahwa perjalanan penyakit demam berdarah terbagi ke dalam 3 fase, yaitu fase demam, fase kritis dan fase penyembuhan.

Halaman
123
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved