Persebaya Surabaya
Kata Bejo Sugiantoro Tentang Henk Wullems : Sosok yang Jahil Tapi Penuh Tanggung Jawab
Kepergian Henk Wullems di usia 84 tahun menyisakan banyak cerita bagi Bejo Sugiantoro
Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Asisten pelatih Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoto ikut berduka atas wafatnya mantan pelatih Timnas Indonesia Henk Wullems.
Maklum saja, juru taktik asal Belanda itu pernah menjadi pelatihnya saat masih berseragam Timnas yang tampil dalam ajang Sea Games 1997 di Jakarta.
Bejo menyebut pertama kali mendapat info Henk Wullems tutup usia dari grup aplikasi WhatsApp, Selasa (18/8/2020) malam, karena sakit infark otak.
"Saya pertama tahu itu kemarin malam dari grup WhatsApp mantan pemain Primavera," kata Bejo, Rabu (19/8/2020).
Kepergian Henk Wullems di usia 84 tahun menyisakan banyak cerita bagi ayah dari bek Timnas Indonesia U-19 dan Persebaya Surabaya Rachmat Irianto ini.
Menurutnya, sang mantan pelatih adalah sosok yang mengutamakan kedisiplinan.
Tak ayal pemain dituntut berlatih keras dalam irama gaya bermain total football.
"Gaya bermain timnas waktu itu mirip total football. Jadi kita menyerang dan bertahan bersama, pemain yang tidak mau kerja keras tidak akan masuk," ujar Bejo.
Meski begitu, di balik sosok keras nan disiplin dari Henk Wullems, Bejo menilai mantan pelatih yang membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia di tahun 1999/2000 itu juga sosok jenaka.
Di setiap aktivitas latihan, dikatakan Bejo kalau Wullems suka mengjahili para pemain hingga membuat suasana latihan yang awalnya serius menjadi mencair.
"Saya masih ingat dia orangnya jahil. Kadang ada saja tingkahnya saat pemain mulai pemanasan sampai akhir latihan," sambung mantan pelatih Persik Kediri ini.
Bejo juga tidak akan lupa betapa besar jiwa kepemimpinan dari sosok Wullems yang selalu memberikan motivasi membangun kepada para pemain.
"Yang selalu saya ingat, dia sosok pelatih bertanggung jawab, pastinya disiplin dan pandai dalam memotivasi pemain," tutup pelatih berlisensi A AFC itu.
Pada era kepemimpinan Henk Wullems di Timnas, selain ada Bejo didalamnya, ada juga sosok asisten dan pelatih Persebaya saat ini yakni Uston Nawawi dan Aji Santoso.
Pada ajang Sea Games 1997 di Jakarta, Timnas meraih medali perak usai takluk dari Thailand lewat babak adu pinalti setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bejo-sugiantoro-pelatih-caretaker-persebaya-pakai-kaos-hijau.jpg)