Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

59 Tahun Bank Jatim Perkuat Inovasi dan Kolaborasi

Menginjak usia yang ke 59 tahun, Bank Jatim telah cukup lama melewati berbagai kondisi zaman dengan era tantangan dan peluang yang berbeda.

Istimewa
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat perayaan HUT Bank Jatim ke-59 

SURYA.CO.ID, SURABAYA – Menginjak usia yang ke 59 tahun, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) telah cukup lama melewati berbagai kondisi zaman dengan era tantangan dan peluang yang berbeda.

Termasuk, tantangan era teknologi hingga pandemi Covid-19 telah memantapkan Bank Jatim untuk mengangkat tema HUT ke-59 yakni ‘Bank Jatim Super Team’ dengan harapan memiliki personel kuat dan solid dalam mengatasi masalah dengan baik hingga tetap tumbuh secara berkelanjutan.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Dirut Bank Jatim, Busrul Iman saat perayaan HUT Bank Jatim ke-59
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Dirut Bank Jatim, Busrul Iman saat perayaan HUT Bank Jatim ke-59 (Istimewa)

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan Bank Jatim harus mendorong cabang-cabang agar memiliki konsep super team sehingga mampu menghadirkan inovasi dan kreativitas.

"Saya ingin ajak Bank Jatim Super Team membangun tekat kuat. Hari ini eranya bukan kompetisi tapi kolaborasi, maka bangunlah kolaborasi sebanyak-banyaknya, seluas-luasnya dan sekuat-kuatnya karena format sinergi kolaborasi menjadi sebuah kebutuhan," katanya dalam sambutan HUT ke-59 Bank Jatim, Selasa (18/8/2020).

Khofifah juga berpesan agar Bank Jatim aktif menyisir sektor ultra mikro, mikro, kecil dan menengah untuk membantu akses permodalan mengingat 54% PDRB Jatim digerakkan oleh sektor UMKM.

"Hari ini UMKM butuh tangan dingin Bank Jatim untuk menyapa mereka dan memberi pendampingan, akses, dan membantu meningkatkan nilai tambah, agar mereka bisa petik, olah, kemas, jual," ujarnya.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman mengakui, setiap era memiliki tantangannya sendiri, begitu juga bagi sektor perbankan saat ini dituntut untuk melakukan cara dan metode pelayanan yang kekinian dengan prospek ke depan.

“Ke depan, berbagai aspek kehidupan itu akan berbasis digital. Mau tidak mau Bank Jatim harus bertranformasi seperti bersinergi dengan kompetitor maupun financial technology (fintech), jadi kita harus bertransformasi ke arah digital, yang kekinian,” jelasnya.

Dia menambahkan Bank Jatim sendiri sudah bersinergi dengan beberapa fintech, serta memperkuat jaringan bisnis serta fitur-fitur produk yang berbasis digital. Bahkan sejauh ini sudah tampak ada peningkatan penggunaan layanan digital dibandingkan datang langsung ke kantor dengan layanan tatap muka.

Sejumlah layanan digital yang menjadi unggulan di antaranya adalah e-channel, m-banking, internet banking, Jatimcode, hingga yang terbaru e-form untuk pengajuan kredit nasabah secara daring dan kredit multiguna elektronik (e-kmg) bagi ASN dan pensiunan.

Halaman
123
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved